Home / Indramayu

Kamis, 15 September 2022 - 11:11 WIB

Lahir Tanpa Anus dan Rahim, Bayi di Indramayu Ini Bikin Haru Warganet: Orang Tuanya Sempat Putus Asa

Suaradermayu.com – Kisah memilukan datang dari Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Seorang bayi perempuan bernama Nayla Murti Qaadah, yang baru berusia 9 bulan, lahir dengan kondisi langka: tanpa memiliki lubang anus dan tanpa rahim.

Putri dari pasangan Mujtahidin (34) dan Nurwati (33) ini menjadi sorotan setelah perjuangan mereka dalam menghadapi cobaan berat terungkap ke publik. Kepada Suaradermayu.com, Nurwati menceritakan bagaimana kondisi Nayla baru diketahui tiga hari setelah kelahirannya.

“Ketahuan pas lahir. Di hari ketiga, kami sadar Nayla tidak punya saluran pembuangan air besar,” ungkap Nurwati saat ditemui pada Rabu (14/9/2022).

Proses persalinan yang dilalui Nurwati berjalan normal. Selama masa kehamilan, ia mengaku tidak merasakan keanehan apapun. Namun, begitu bayi lahir, harapan akan kebahagiaan justru berubah menjadi kekhawatiran.

Setelah dibawa ke RSUD Indramayu, pihak rumah sakit merujuk Nayla ke RSUD Gunung Jati Cirebon karena keterbatasan peralatan medis. Di sanalah keluarga Nayla menerima kabar mengejutkan lainnya: buah hati mereka juga tidak memiliki rahim.

Pihak rumah sakit pun merujuk Nayla ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

“Awalnya kita kira cukup di Cirebon saja, tapi ternyata Nayla juga divonis tidak memiliki rahim. Akhirnya dirujuk ke Bandung,” ujar Nurwati.

Kondisi ekonomi keluarga Mujtahidin dan Nurwati tergolong memprihatinkan. Penghasilan yang tidak menentu membuat mereka kesulitan membiayai pengobatan Nayla. Bahkan, mereka sering tidur di rumah sakit demi menghemat ongkos transportasi.

“Kami sering bingung harus bagaimana. Uangnya terbatas, makan kadang numpang, dan tidur di lorong rumah sakit,” kata Nurwati dengan mata berkaca-kaca.

Tak hanya soal biaya, secara mental pun mereka nyaris menyerah. Namun cinta kepada sang anak membuat mereka terus berjuang.

Harapan akhirnya datang ketika kisah Nayla menyentuh hati publik dan Kementerian Sosial turun tangan. Pihak Kemensos langsung merespons dan membawa Nayla ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kabar ini membawa angin segar bagi keluarga yang selama berbulan-bulan berjuang seorang diri. Nurwati mengaku lega dan bersyukur atas perhatian pemerintah.

“Akhirnya kita bisa bernapas lega. Kami bersyukur ada yang peduli dan membantu,” ujarnya.

Saat ini Nayla masih dalam perawatan lanjutan di Bandung. Proses medis akan berjalan panjang, namun orang tuanya tak lagi merasa sendirian. Dukungan dari warga, media, dan pemerintah mulai mengalir.

Mujtahidin dan Nurwati hanya berharap agar putrinya bisa hidup normal layaknya anak-anak lainnya.

“Kami ingin Nayla bisa tumbuh sehat dan menjalani hidupnya tanpa beban. Doakan kami kuat,” tutup Nurwati.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pantai Eretan Mundur 200 Meter! BBWS Citarum Bangun Pengaman Pantai untuk Cegah Banjir Rob di Indramayu

Indramayu

Pemkab Indramayu Instruksikan Pembentukan Panitia Pilwu, Batas Akhir 25 September 2025

Indramayu

Satu Rumah di Indramayu Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Indramayu

Jelang FGD, SMSI Indramayu Tegaskan Media Siber Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Edukasi

Polisi Beberkan Peran Ibu, Kakek dan Paman Habisi Muhammad Rauf Dibuang di Sungai Bugis Indramayu

Indramayu

Calon Bupati Nina Agustina dan Kuwu Juntiweden Dilaporkan ke Bawaslu Indramayu

Indramayu

Bupati Indramayu Lantik Sejumlah Pejabat, Ini Nama-namanya

Indramayu

Haji Suwarjo, Teman Sejak Kecil Jadi Pendukung Utama Lucky-Syaefudin di Pilkada Indramayu 2024