Home / Politik / Terpopuler

Selasa, 8 April 2025 - 20:41 WIB

Diperiksa 43 Pertanyaan oleh Kemendagri, Ini Pengakuan Mengejutkan Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Suaradermayu.com– Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (7/4/2025), terkait polemik perjalanan pribadinya ke Jepang yang menuai sorotan publik.

Lucky tiba di kantor Kemendagri sekitar pukul 17.00 WIB dan diperiksa selama lebih dari dua jam. Usai pemeriksaan, ia mengungkapkan bahwa sebanyak 43 pertanyaan diajukan oleh tim Inspektorat terkait detail perjalanannya ke luar negeri.

“Tadi saya diperiksa di Inspektorat Kemendagri, ada sekitar 43 pertanyaan yang diajukan,” ujar Lucky kepada awak media.

Baca juga  Petani Desa Wanantara Sindang Rencanakan Aksi Tuntut Distribusi Pupuk Subsidi

Lucky menjelaskan bahwa perjalanan ke Jepang berlangsung pada 2 hingga 6 April 2025 dan dilakukan bersamaan dengan masa cuti bersama. Ia menegaskan seluruh biaya perjalanan, termasuk tiket pesawat dan akomodasi, ditanggung pribadi dan tidak menggunakan fasilitas maupun anggaran pemerintah daerah.

“Saya tidak menggunakan fasilitas negara, murni menggunakan uang pribadi, serta tidak ada kaitannya sama sekali dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Untuk membuktikan pernyataannya, Lucky memperlihatkan bukti transaksi pembelian tiket dan penginapan. Ia juga menyebutkan bahwa dirinya hanya ditemani keluarga tanpa pendampingan ajudan, staf khusus, maupun pejabat daerah selama berada di Jepang.

Baca juga  Geger! KPK Sita Mobil Mewah Ridwan Kamil, Diduga Terkait Skandal Korupsi Iklan Bank BJB

“Bahkan waktu berangkat ke bandara tidak ada yang mengantar, dan saat kembali pun tidak ada yang menjemput,” jelas Lucky.

Meski menegaskan tidak menggunakan dana negara, Lucky mengakui adanya kelalaian karena tidak mengurus izin resmi ke luar negeri dari Kemendagri. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kekhilafannya sebagai kepala daerah.

“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Indramayu. Ini murni kesalahan saya karena kurang memahami detail tentang prosedur izin kepala daerah ke luar negeri,” ungkapnya.

Baca juga  NU Indramayu Gandeng Kodim dan Polres Gelar Bazar Murah Ramadhan

Lucky juga menyebut telah meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan berencana menemui langsung Gubernur di Bandung untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi.

Kasus ini mencuat di tengah tuntutan publik atas transparansi dan akuntabilitas pejabat negara. Klarifikasi dari Lucky diharapkan menjadi pembelajaran bagi kepala daerah lainnya agar lebih berhati-hati dan taat prosedur dalam menjalankan tugas maupun kegiatan pribadi.

Dengan keterbukaan ini, Lucky berharap polemik tersebut bisa diselesaikan secara bijak dan tidak mengganggu pelayanan pemerintahan di Kabupaten Indramayu.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Tersangka Korupsi PKBM Ditahan di Lapas Indramayu, Ini Pasal yang Dikenakan

Terpopuler

Detik-detik Momen Pisah Sambut Dandim 0616 Indramayu

Terpopuler

Menkum Supratman: Ormas yang Bikin Onar Terancam Dibekukan Badan Hukumnya

Hukum

PBH Peradi SAI Indramayu Raya Bersinergi dengan Kejaksaan, Siap Dukung Penegakan Hukum

Terpopuler

Embarkasi Indramayu Siap Digunakan Jemaah Haji 2023

Indramayu

Lucky Hakim : Selama Ini Saya Dihina, Didemo Saya Diam, Kalo Ini Saya Lawan Bersama Rakyat

Indramayu

Pendaftaran Calon Kuwu Dimulai 1 Oktober 2025, Pilwu Serentak Indramayu Segera Digelar

Indramayu

Pendukung Cabup Nina Laporkan Direktur PKSPD dan Advokat Dudung Badrun ke Polisi