Suaradermayu.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia teknologi informasi (IT) tanah air. Rona Febriana, pemuda asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional berkat keahliannya dalam membongkar sistem keamanan raksasa teknologi dunia.
Rona, pria 25 tahun asal Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, kini tercatat sebagai salah satu dari Top 10 Hacker Indonesia versi Google Bug Hunter. Pencapaian tersebut ia raih berkat ketekunan, kecerdasan, dan ketelitian tinggi di bidang keamanan siber.
“Buat saya, menjadi bug hunter itu bukan cuma soal hobi atau sekadar mengasah kemampuan. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menemukan celah keamanan di sistem besar seperti Google atau Microsoft,” ujar Rona, Sabtu (6/7/2025).
Dari Karawang Menuju Dunia Siber Internasional
Sejak masa kuliah di Universitas Singaperbangsa Karawang, Rona sudah menunjukkan minat besar terhadap dunia keamanan siber. Pengalamannya makin terasah saat bekerja sebagai IT Security di sebuah media nasional ternama.
Kini, ia tengah melanjutkan studi magister di Telkom University, jurusan Cyber Security and Digital Forensic. Baginya, pendidikan lanjutan ini adalah bekal penting untuk berkontribusi lebih besar dalam menjaga keamanan dunia digital.
“Saat ini saya sedang fokus studi S2 di Telkom. Harapannya, ilmu yang saya pelajari ini nantinya bisa bermanfaat lebih luas, bukan cuma untuk perusahaan besar tapi juga untuk keamanan data masyarakat,” jelasnya.
Sukses Bobol Sistem Google, Apple, dan Microsoft
Bukan hanya Google, perusahaan raksasa lain seperti Apple dan Microsoft juga pernah menjadi ‘sasaran’ eksplorasi Rona lewat program bug bounty resmi. Bahkan, dalam waktu kurang dari dua pekan pada Maret 2025 lalu, ia sukses membongkar tiga celah keamanan Google dan satu celah Microsoft.
Dari keberhasilannya tersebut, Rona tidak hanya mendapat pengakuan internasional, tapi juga memperoleh total hadiah senilai 25 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp 400 juta. Prestasi itu turut mengantarkan namanya masuk jajaran elit Google sebagai salah satu hacker muda berbakat asal Indonesia.
“Membobol sistem itu tentu bukan perkara gampang. Prosesnya bisa berjam-jam bahkan sampai dini hari. Kadang gagal, tapi itu justru memacu semangat saya untuk terus belajar dan mencoba,” imbuhnya.
Jadi Inspirasi untuk Generasi Muda
Saat ini, Rona juga aktif bekerja di salah satu perusahaan kripto terbesar di Indonesia. Meski sibuk, ia tetap meluangkan waktu untuk berbagi ilmu, kerap tampil sebagai narasumber di berbagai seminar dan pelatihan keamanan siber.
Menurutnya, dunia IT adalah peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk bersaing di tingkat global.
“Banyak jalan untuk berprestasi di dunia digital. Asal mau belajar, konsisten, dan tidak mudah menyerah, kita pasti bisa bersaing di tingkat dunia,” tutupnya.
Prestasi Rona Febriana membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di ranah keamanan siber internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar dan berkarya.
























