Home / Terpopuler

Selasa, 11 Februari 2025 - 02:11 WIB

AKBP Bintoro Dipecat dari Kepolisian, Terbukti Terlibat Pemerasan Rp100 Juta

AKBP Bintoro

AKBP Bintoro

Suaradermayu.com – AKBP Bintoro resmi dipecat dari kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran kode etik dalam kasus pemerasan tersangka pembunuhan. Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini dijatuhkan melalui Sidang Kode Etik Profesi Polri (KKEP) di Polda Metro Jaya. Selain Bintoro, AKP Zakaria juga mengalami nasib serupa karena keterlibatannya dalam kasus ini.

Kasus ini mencuat setelah dua tersangka pembunuhan, Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartanto, melaporkan bahwa mereka diperas oleh AKBP Bintoro. Mereka mengklaim telah memberikan lebih dari Rp100 juta sebagai imbalan agar kasus mereka diperlunak. Laporan ini kemudian berlanjut dengan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 7 Januari 2025.

Baca juga  Tak Disangka! Kunjungan Bupati Lucky ke Jakarta Bawa Angin Segar untuk Petani dan UMKM Indramayu

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menegaskan bahwa aliran dana yang diterima oleh Bintoro dan pihak terkait sudah dikonstruksikan dalam sidang, meskipun pemberi uang tidak hadir untuk memberikan klarifikasi. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya penyalahgunaan wewenang dalam proses hukum yang dijalankan oleh para tersangka.

Baca juga  Bongkar-Bongkaran! Bupati Lucky Hakim Siap Audit Semua Desa di Indramayu, Dana Rakyat Miliaran Diduga Diselewengkan

Dalam sidang KKEP di Polda Metro Jaya, AKBP Bintoro menangis saat mendengar putusan pemecatan. Ia menyatakan penyesalannya, tetapi tetap berencana untuk mengajukan banding atas keputusan PTDH. Namun, peluang bandingnya untuk diterima dinilai kecil mengingat bukti kuat yang terungkap dalam persidangan.

Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran kode etik yang mencoreng nama baik kepolisian. Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan bahwa kasus ini menjadi peringatan serius terhadap integritas dan profesionalisme Polri. Selain itu, beberapa anggota kepolisian lainnya juga menerima sanksi, termasuk pemecatan dan demosi akibat keterlibatan dalam kasus ini.

Baca juga  Cara Cek Penerima Bansos PKH Januari 2025 Secara Online

Langkah tegas yang diambil Polri diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik dan menjadi pelajaran bagi seluruh anggota kepolisian agar tetap berpegang teguh pada kode etik. Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal Polri guna mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Pengacara Toni RM Murka: Aparat Tak Punya Kompetensi, Jangan Main Hakim terhadap Pedagang Es

Daerah

BNSP Dorong Pemkab Indramayu Perluas Sertifikasi Pekerja Migas, SDM Lokal Harus Tersertifikasi dan Berdaya Saing

Indramayu

Kekacauan Tata Kelola di Pemdes Singajaya, PKSPD Tuntut Tanggung Jawab Camat dan DPMD

Terpopuler

Pemerintah Gagalkan Pengiriman Delapan Calon Pekerja Migran Ilegal

Terpopuler

Mau Cairkan JHT Rp 15 Juta Tanpa ke Kantor BPJS? Begini Caranya Lewat Aplikasi JMO!

Ekonomi

Tindaklanjuti Intruksi Gubernur Jabar, Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo: Sekitar 200 Orang Terdata

Terpopuler

Tiga Polisi Dipecat dalam Kasus Pemerasan AKBP Bintoro, Dua Dapat Sanksi Demosi

Indramayu

Adik H. Sahroni Minta Semua Pelaku Diburu, Soroti Harta Korban Pembunuhan Paoman Dikelola Pihak Lain