Home / Indramayu

Rabu, 12 Februari 2025 - 01:30 WIB

Murid SD di Indramayu Meninggal Dunia, Dugaan Bullying Jadi Sorotan

Ilustrasi siswa sekolah dasar

Ilustrasi siswa sekolah dasar

Suaradermayu.com – Seorang murid SD di Kecamatan Lelea, Indramayu, meninggal dunia setelah dikabarkan mengalami perundungan. Korban berinisial MUAU (9) mengembuskan napas terakhir pada Jumat (7/2/2025) pukul 21.39 WIB.

Awalnya, beredar informasi bahwa MUAU mengalami pengeroyokan oleh teman-temannya, yang menyebabkan trauma dan sakit. Namun, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat meningoensefalitis dengan kondisi sekunder status epileptikus.

Baca juga  Lucky Hakim Sebut Ada Skenario Sengaja Dibenturkan dengan Kuwu

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu, Untung Aryanto, membenarkan bahwa korban sempat mengalami pemalakan oleh teman-temannya.

“Tapi kalau penyebab meninggal bukan karena bullying, karena tidak ada perkelahian seperti yang beredar,” kata Untung, Selasa (11/2/2025).

Meskipun penyebab kematian bukan karena perundungan, kasus ini tetap menjadi perhatian serius bagi Disdikbud Indramayu. Pihaknya menginstruksikan seluruh sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap siswa.

Baca juga  Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditunjuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Pelantikan Kemungkinan Diundur

“Saat jam istirahat, guru harus ada minimal dua orang yang mengawasi anak-anak di teras sekolah,” tegas Untung.

Selain itu, sekolah juga diminta menerapkan sistem guru piket yang bertugas memantau siswa sejak kedatangan, saat istirahat, hingga pulang sekolah.

Baca juga  Viral Sidang Hotman Paris vs. Razman Nasution Ricuh, Kuasa Hukum Naik ke Meja Persidangan

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap interaksi antar siswa di lingkungan sekolah. Beberapa langkah yang akan diterapkan untuk mencegah perundungan di sekolah meliputi:

1. Peningkatan pengawasan guru saat jam istirahat.

2. Penerapan sistem guru piket di setiap sekolah.

3. Pembinaan dan sosialisasi terkait bahaya bullying kepada siswa.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Jejak Berulang Kuwu Warsidi Diduga Menyelewengkan Dana Desa Wanantara

Indramayu

Pastikan Distribusi Logistik Pemilu 2024 Aman, Aparat Gabungan Kawal ke Wilayah Desa di Indramayu

Indramayu

Program Baru Bupati Lucky: Bahasa Jepang Masuk Sekolah, Targetkan Siswa Siap Go Jepang
Ketua BP Taskin Budiman Sujatmiko dan Bupati Indramayu Lucky Hakim menjajal becak listrik, Kamis (13/11/2025)

Indramayu

Program Prabowo untuk Pengentasan Kemiskinan, Becak Listrik Dibagikan di Indramayu

Indramayu

Pemkab Indramayu Janji Perbaiki Ruas Jalan Tegalurung-Balongan

Indramayu

Dewan Pers Terbitkan Sertifikat Kompetensi untuk Wartawan Suaradermayu.com

Indramayu

PKSPD Bongkar Kebodohan Kuwu dan Ketua BPD Singajaya soal Regulasi dan Tata Negara

Daerah

LBH Ghazanfar Bongkar Praktik Culas Pembangunan Proyek PISEW Aspirasi Dewan Rp500 Juta di Singaraja–Singajaya