Home / Indramayu

Rabu, 12 Februari 2025 - 01:30 WIB

Murid SD di Indramayu Meninggal Dunia, Dugaan Bullying Jadi Sorotan

Ilustrasi siswa sekolah dasar

Ilustrasi siswa sekolah dasar

Suaradermayu.com – Seorang murid SD di Kecamatan Lelea, Indramayu, meninggal dunia setelah dikabarkan mengalami perundungan. Korban berinisial MUAU (9) mengembuskan napas terakhir pada Jumat (7/2/2025) pukul 21.39 WIB.

Awalnya, beredar informasi bahwa MUAU mengalami pengeroyokan oleh teman-temannya, yang menyebabkan trauma dan sakit. Namun, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat meningoensefalitis dengan kondisi sekunder status epileptikus.

Baca juga  Kejari Indramayu Tangani 644 Perkara Selama 2024, Pemilikan Senjata Tajam Mendominasi

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu, Untung Aryanto, membenarkan bahwa korban sempat mengalami pemalakan oleh teman-temannya.

“Tapi kalau penyebab meninggal bukan karena bullying, karena tidak ada perkelahian seperti yang beredar,” kata Untung, Selasa (11/2/2025).

Meskipun penyebab kematian bukan karena perundungan, kasus ini tetap menjadi perhatian serius bagi Disdikbud Indramayu. Pihaknya menginstruksikan seluruh sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap siswa.

Baca juga  Uji Lab CCTV Kasus Pembunuhan di Paoman Indramayu Hanya 3 Menit 59 Detik, LBH Ghazanfar: Dipotong-potong Seperti Kue Lapis

“Saat jam istirahat, guru harus ada minimal dua orang yang mengawasi anak-anak di teras sekolah,” tegas Untung.

Selain itu, sekolah juga diminta menerapkan sistem guru piket yang bertugas memantau siswa sejak kedatangan, saat istirahat, hingga pulang sekolah.

Baca juga  Toni RM Bongkar Dugaan Perampasan Motor oleh Oknum Polisi, Kurang 24 Jam Dikembalikan

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap interaksi antar siswa di lingkungan sekolah. Beberapa langkah yang akan diterapkan untuk mencegah perundungan di sekolah meliputi:

1. Peningkatan pengawasan guru saat jam istirahat.

2. Penerapan sistem guru piket di setiap sekolah.

3. Pembinaan dan sosialisasi terkait bahaya bullying kepada siswa.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Lepas 13 Siswa SMPN 2 Sindang ke Olimpiade Sains Nasional, Ada yang Tanding Matematika hingga Bahasa Inggris!

Edukasi

H. Saprudin Ditunjuk sebagai Penasihat Hukum Tersangka Curanmor Asal Indramayu di Magelang

Terpopuler

Aset Peninggalan Korban Pembunuhan Paoman Diduga Disewakan & Dikuasai, H. Muhaemin Lapor ke Polres Indramayu

Indramayu

Tersangka Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu Segera Diumumkan Kejari

Indramayu

Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, Ady Setiawan, Benarkan Pengunduran Diri

Indramayu

Anggota DPRD Indramayu Diduga Terlibat Kredit Macet BPR Karya Remaja

Indramayu

Bejat! Oknum Guru di Indramayu Cabuli 2 Bocah, Pemkab Indramayu Dampingi Korban

Indramayu

Survei PUSKAPTIS : Elektabilitas Lucky-Syaefudin Ungguli Pasangan Calon Lain