Home / Indramayu / Peristiwa

Minggu, 18 September 2022 - 20:48 WIB

Petasan Meledak di Sindang Indramayu, Ibu dan Anak Jadi Korban

Suaradermayu.com – Insiden ledakan petasan terjadi di Jalan Desa Penyindangan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/9/2022) siang. Ledakan tersebut mengakibatkan seorang ibu dan anak mengalami luka bakar.

Kapolsek Sindang, Iptu Saefulah saat dikonfirmasi Suaradermayu.com menjelaskan, korban diketahui bernama Hikmah (34) dan anaknya Zidan (7), warga Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.

Menurut keterangan polisi, sebelum kejadian, kedua korban dibonceng sepeda motor oleh Radiwen (40) sambil membawa lima karung berisi petasan jenis kembang api dengan total berat sekitar 20 kilogram.

Baca juga  Satpol PP Tak Mampu Kosongkan Graha Pers Indramayu, Wartawan Usir Petugas!

“Karung yang berisi petasan itu ditaruh di kanan kiri dalam kantung besar. Salah satu kantung diduga menempel di knalpot motor. Kemungkinan karena panas knalpot, percikan api merembet ke petasan lalu meledak,” jelas Iptu Saefulah, Sabtu (17/9/2022).

Akibat ledakan tersebut, tubuh Hikmah dan anaknya langsung tersambar api. Beruntung warga sekitar sigap memberikan pertolongan sehingga korban segera dievakuasi.

Baca juga  Tampang Mahasiswa Penusuk Nenti di Indramayu Terbongkar! Begini Kronologi Sadisnya

“Anak korban sempat ditolong warga, mengalami luka bakar ringan. Namun sang ibu mengalami luka bakar serius dan kini dalam perawatan intensif di rumah sakit,” sambung Saefulah.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, termasuk asal-usul petasan yang dibawa oleh korban.

Baca juga  Hadir atau Tidaknya Ahli Digital Forensik di Sidang Paoman Berdampak Bagi Penyidik, LBH Ghazanfar: Pecat atau Penghargaan

Imbauan Kepolisian

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan maupun mengangkut bahan peledak seperti petasan, terutama dalam jumlah besar. Potensi bahaya yang ditimbulkan dapat mengancam keselamatan jiwa.

“Kami ingatkan, jangan sembarangan membawa atau menyimpan petasan, apalagi dalam jumlah besar. Sangat berbahaya,” tegas Saefulah.

Diketahui, peredaran petasan di Kabupaten Indramayu kerap meningkat menjelang perayaan atau tradisi tertentu. Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan demi menghindari kejadian serupa.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Patroli Gabungan TNI-Polri Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Tahun Baru

Indramayu

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Diduga Abaikan Laporan Ancaman Kekerasan Pilwu, Propam Turun Tangan

Indramayu

Jaksa Sulap “Palu Rongsokan” Jadi Senjata Tuntutan Mati, LBH Ghazanfar: Rekayasa Bukti Tingkat Amatir

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Berhentikan Permanen Kuwu Kedokan Agung, Dana Desa Rp 400 Juta Diduga Disalahgunakan

Sorotan

BP3MI Jabar Pastikan Gaji PMI Indramayu Dibayar, Namun Kondisi Nurlaela yang Alami Depresi Belum Direspons

Indramayu

Menuju Pilwu Singaraja 2025, Juhaedi S.H Gaungkan Semangat Pemuda Bangun Desa

Edukasi

Kecam Pemerkosaan Anak SD, LPAI Indramayu Minta Pelaku Diganjar Hukuman Berat

Indramayu

Polisi Bagi-bagi Ribuan Buku di Berbagai Sekolah di Indramayu