Home / Indramayu / Politik

Minggu, 18 September 2022 - 04:19 WIB

Staf Pendopo Bantah Klaim Lucky Hakim Soal Kunci Ruang Kerja Wakil Bupati Indramayu

Suaradermayu.com – Salah satu staf bagian rumah tangga Pendopo Indramayu, Atim, membantah pernyataan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang mengaku tidak bisa masuk ke ruang kerjanya karena pintu terkunci. Pernyataan ini menjadi sorotan publik usai Lucky menyampaikan keluhan tersebut saat menghadiri rapat paripurna DPRD, Jumat (16/9/2022).

Menurut Atim, sejak dilantik sebagai wakil bupati, Lucky telah menerima satu buah kunci ruang kerjanya. Bahkan pada 12 September lalu, satu kunci tambahan kembali diserahkan kepada pihaknya.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Jemput Bola, Pelayanan Publik Kini Hadir Langsung di Perbatasan Indramayu

“Sejak bapak dilantik jadi wakil bupati, satu buah kunci ruang kerjanya diserahkan. Kemudian pada 12 September kemarin, satu buah kunci kembali diserahkan,” jelas Atim kepada awak media, Jumat (16/9/2022).

Atim mengaku pada hari rapat paripurna, ia melihat sopir pribadi Lucky Hakim, Yusuf, bersama seorang pria lain datang ke Pendopo. Mereka mencoba membuka pintu ruang kerja, tetapi tidak berhasil.

“Saya dipanggil Pak Yusuf untuk membantu karena kunci yang dibawa tidak cocok. Memang tidak bisa dibuka karena bukan kunci ruang kerja bapak,” lanjutnya.

Baca juga  Bupati Tak Kunjung Hadir, Nasabah BPR Karya Remaja Yasinan di Pendopo Indramayu

Yang mengejutkan, menurut Atim, saat ia mencoba membantu membuka pintu, pria yang datang bersama Yusuf justru merekam dirinya.

“Waktu saya bantu buka, teman Pak Yusuf memvideokan saya. Saya langsung tegur. Ini kan urusan biasa soal kunci, kok malah direkam segala,” kata Atim.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan klaim Lucky Hakim sebelumnya yang menyebut dirinya tidak bisa mengakses ruang kerja dan tidak tahu posisi undangan rapat paripurna.

Baca juga  Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular Sahabat Tani untuk Basmi Hama Tikus, Petani Sambut Gembira

“Sejak kemarin kunci ruangan saya diantar ke rumah dinas, saya tidak bisa mengakses ruangan Wakil Bupati. Jadi saya tidak mengetahui undangan rapat paripurna ada di mana,” kata Lucky saat ditemui di Gedung DPRD Indramayu.

Kasus ini menambah panjang dinamika politik dan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Masyarakat pun berharap agar komunikasi antar pejabat dan staf dijalin secara transparan untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pilwu Singaraja 2025: Habibi Ariyanto Siap Bangkitkan UMKM dan Wisata Pantai Langgen

Indramayu

Layanan Kesehatan Gratis di Indramayu Terancam Berhenti, DPRD Dorong Pemkab Cari Solusi

Indramayu

Dua Oknum OJK Diduga Nikmati Kredit Macet BPR Karya Remaja Rp 3,3 Miliar

Indramayu

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Diduga Abaikan Laporan Ancaman Kekerasan Pilwu, Propam Turun Tangan

Indramayu

Ketua BPC HIPMI Indramayu Sampaikan Ucapan Selamat kepada Dua Senior yang Dilantik Jadi Direksi PDAM Indramayu

Indramayu

Sertijab Bupati Indramayu 2025-2030: Lucky Hakim dan H. Syaefudin Resmi Pimpin Indramayu

Sorotan

Pertamina Bangun Jalan Alternatif Sukaurip–Sukareja Tanpa Drainase, Toni RM: Memalukan

Indramayu

Heboh! Bupati Lucky Hakim Tolak Rumah Dinas Rp5 Miliar, Pilih Tidur di Sofa Pendopo!