Home / Kesehatan

Sabtu, 12 November 2022 - 00:59 WIB

Dinkes Indramayu : Lissa Mengalami Lumpuh Otak

Lissa Ameliya Safitri (15) warga Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu penderita gizi buruk

Lissa Ameliya Safitri (15) warga Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu penderita gizi buruk

Suaradermayu.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr Wawan Ridwan mengatakan, kondisi kesehatan Lissa Ameliya Safitri (15) mengalami cerebral falsy (lumpuh otak).

Penyakit tersebut kemudian diperparah dengan kondisi gizi buruk remaja perempuan tersebut.

” Karena usianya sudah 15 tahun, kemungkinan sembuh dari cerebral palsy harapannya tipis, ” kata Wawan, Jumat (11/11/2022).

Cerebral palsy adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada otot, koordinasi tubuh dan gerak. Menurutnya penyakit tersebut telah menyebabkan kerusakan motorik terutama otak Lissa.

Baca juga  Tolong! Remaja Indramayu Penderita Gizi Buruk Butuh Perhatian Pemerintah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr Wawan Ridwan

Meski penyembuhan penyakit lumpuh otak pada remaja perempuan itu tipis, kata Wawan, pihaknya tetap akan mengupayakan kesembuhan gizi buruk yang dialami Lissa.

” Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk kesembuhan ananda Lissa, ” katanya.

Wawan mengakui penanganan medis  penyakit kelumpuhan otak terhadap Lissa dianggap telat. Karena usia Lissa sekarang sudah 15 tahun. Wawan menyebut orang tua Lissa diketahui kerap berpindah-pindah.

Baca juga  Cerita Lissa, Remaja Penderita Gizi Buruk di Indramayu, Kini Peroleh Penanganan Medis dari Pemerintah

” Mereka tinggal di Indramayu sejak 2019 lalu. Awalnya mereka tinggal di Jakarta kemudian tinggal di Cirebon, ” ungkapnya.

Wawan mengatakan tahun 2019 pemerintah kala itu akan melakukan tindakan, namun terkendala administrasi kependudukan. Terlebih, Lissa belum terdaftar ke BPJS Kesehatan.

” Sekarang kita fasilitasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) nya, dan keluarga sekarang sudah mempunyai KTP Indramayu,” ujarnya.

Baca juga  Kasus Gizi Buruk di Indramayu, PKB Tuding Dinkes Tak Peka

Wawan menyebut kini Lissa sedang menjalani perawatan di RSUD MA Sentot Patrol.

Sekedar informasi, Lissa Ameliyah Safitri, remaja berusia 15 tahun penderita gizi buruk asal Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, kondisinya memprihatinkan.

Anak kelima pasangan suami istri Nurakhmat (53) dan Turinih (43) itu mempunyai bobot badan hanya sekitar 10 kilogram. Kondisi tubuhnya kurus kering seolah hanya menyisakan kulit dan tulang saja.

“Berat badannya hanya sekitar 10 kilogram,” ucap Nurakhmat, dikutip suaradermayu.com, Selasa (8/11/2022).

Share :

Baca Juga

Indramayu

Layanan Kesehatan Gratis di Indramayu Terancam Berhenti, DPRD Dorong Pemkab Cari Solusi

Edukasi

Vitamin D dan Kalsium Wajib Dikonsumsi Bersamaan, Ini Penjelasan Dokter Ortopedi

Kesehatan

Pemkab Indramayu Berikan Dana Hibah Rp 4 Miliar Untuk RS Bhayangkara Losarang

Indramayu

Bocah Alami Gizi Buruk di Indramayu Akhirnya Dibawa ke RSUD Sentot Patrol

Indramayu

5.000 Warga Indramayu Dapat Jaminan Kesehatan Gratis dari RS Mitra Plumbon, Ini Kata Bupati Lucky Hakim

Edukasi

4 Jajanan Favorit Anak yang Ternyata Mengandung Kolesterol Tinggi, Orang Tua Wajib Waspada!

Indramayu

Wartawan Dilarang Liput Kegiatan Dinkes Indramayu, Kadis : Kegiatan Internal dan Tidak Butuh Publikasi

Indramayu

Dinkes Jabar Sedang Verifikasi Lapangan untuk Ambil Alih RSUD Sentot Patrol