Suaradermayu.com – Usianya 15 tahun, namun berat badannya hanya 10 kilogram. Badannya pun tampak sangat kurus.
Saking kurusnya, pada kedua kaki dan tangannya hanya nampak kulit yang menempel ke tulang.
Begitulah kondisi Lissa Ameliyah Safitri, remaja asal Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.
Sejak Selasa (8/11/2022), remaja putri Nurakhmat (53) dan Turinih (43) itu menjadi perbincangan banyak kalangan karena kondisinya memprihatinkan.
Dalam usianya yang memasuki usia 15 tahun, anak kelima itu tinggal bersama kedua orang tuanya, berat badannya jauh dibawah kategori normal.
Untuk menangani Lissa, pihak Pemkab Indramayu mengirim tim medis Puskesmas Patrol Indramayu untuk mengecek kondisi di rumahnya.
” Pasien sejak usia 1,5 tahun menderita carebral palsy. Kurang lebih sepekan pasien mengeluhkan agak demam dan lemah. Kondisi badan semakin kurus, masih mau makan namun dengan porsi sedikit, ” kata Kepala Puskesmas Patrol Indramayu, dr Siti Rokayah melalui keterangan tertulis yang diterima suaradermayu.com, Rabu (9/11/2022).

Rokaya menjelaskan, Lissa pada 2018 mengalami demam disertai kejang. Lissa pun sempat dilarikan dan di rawat ke ICU RS Mitra Keluarga di Jakarta selama dua pekan. Setelah keluar dari rumah sakit pasien tidak pernah mengontrol kondisi tubuhnya hingga sekarang. Hanya mendapat kunjungan petugas gizi dari Puskesmas Patrol.
” Kami sekarang merujuk ananda Lissa ke dokter spesialis syaraf agar mendapatkan perawatan intensif. Kami juga memberikan edukasi terkait nutrisi kepada keluarga, ” pungkasnya.

























