Suaradermayu.com — Nama Indramayu kembali harum di kancah nasional! Salah satu putra terbaik daerah, Ade Syaekudin, resmi mencatatkan sejarah prestasi gemilang dengan menerima penyematan Brevet Kehormatan Surveyor Kelaikan Materiel TNI Angkatan Laut.
Penghargaan bergengsi ini diberikan berdasarkan Salinan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor Kep/1032/V/2026 tertanggal 7 Mei 2026.
Momen penuh kehormatan itu berlangsung sangat khidmat, Rabu (13/5/2026), tepat di atas geladak KRI Bontang-907. Brevet istimewa tersebut disematkan langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin, di hadapan jajaran pejabat tinggi TNI AL, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Ketua BNSP, para asesor kompetensi, serta undangan terpilih lainnya.
Penghargaan ini bukan sembarang penghormatan. Ade Syaekudin — yang kini menjabat Asesor Lisensi Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) — dinilai memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat sistem sertifikasi nasional.
Ia dianggap sukses menjembatani standar kompetensi profesional dengan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia berkualitas di lingkungan TNI Angkatan Laut. Bersama Ade, brevet yang sama juga disematkan kepada Afriansyah Noor dan Ketua BNSP Syamsi Hari.
Terharu dan bangga, Ade mengaku penghargaan ini adalah milik seluruh warga Indramayu.
“Alhamdulillah, ini bukan kemenangan pribadi, tapi kebanggaan seluruh masyarakat Indramayu. Ini amanah besar agar saya terus bekerja profesional, menjaga integritas, dan berkontribusi maksimal bagi kualitas SDM Indonesia, termasuk di lingkungan TNI AL,”katanya.
Ia pun mengirim pesan kuat bagi generasi muda daerah: “Buktikan bahwa putra daerah mampu berdiri tegak dan berkiprah di tingkat nasional. Kuncinya cuma satu: kerja keras, disiplin tinggi, dan tak henti mengasah kemampuan diri. Jangan ragu bermimpi besar!”
Penyematan brevet ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Witness Uji Sertifikasi Profesi Skema Kompetensi Baru LSP TNI AL. Dimulai sejak pagi, kegiatan dihadiri jajaran pimpinan utama TNI AL lengkap — mulai Aspers Kasal, Pangkoarmada RI, Kadisdikal, hingga Dankolat — yang menyambut langsung rombongan Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP.
Para pejabat juga meninjau langsung uji kompetensi berstandar tinggi yang digelar. Berbagai simulasi krusial dijalani dengan ketat: mulai pemeriksaan fasilitas pangkalan, penyelamatan kapal, pengoperasian navigasi di ruang kendali mesin, hingga penanggulangan kebakaran di tengah laut. Semuanya berjalan sangat profesional dan nyata.
Penganugerahan brevet kepada tokoh sipil seperti Ade menjadi simbol monumental: bukti nyata sinergi tak terpisahkan antara institusi pertahanan dan pengembangan kompetensi nasional.
TNI AL menegaskan komitmennya membangun prajurit tak hanya tangguh bertempur, tapi juga unggul dan tersertifikasi di setiap bidang keahlian.
Bagi Indramayu, ini adalah kebanggaan ganda. Ade Syaekudin kembali membuktikan, putra daerah mampu bersinar, diakui negara, dan mendapat penghormatan langsung dari kekuatan pertahanan RI. Sebuah bukti bahwa kerja keras dan integritas akan selalu membawa nama daerah terbang tinggi melintasi batas wilayah.
Momen ini kini jadi inspirasi abadi: Siapa pun anak muda Indramayu, asalkan mau belajar, berkompeten, dan jujur — pasti bisa membawa harum nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional. (Moh. Ali)

























