Home / Terpopuler / Ragam

Minggu, 12 April 2026 - 22:11 WIB

Tak Ada Haji Furoda 2026, Pemerintah Bongkar Modus Penipuan Berkedok “Berangkat Tanpa Antre

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak

Suaradermayu.com – Harapan sebagian masyarakat untuk berangkat haji tanpa antre lewat jalur furoda dipastikan pupus tahun ini. Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan Pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furoda pada musim haji 2026.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran haji instan yang marak beredar, terutama di media sosial. Dahnil menekankan, saat ini hanya ada satu jenis visa yang sah, yakni visa haji resmi melalui jalur yang telah ditentukan pemerintah.

Baca juga  Jaksa Agung Ingatkan Kejaksaan: Jangan Asal Jadikan Kepala Desa Tersangka, Dinas Harus Bertanggung Jawab

“Kalau masih ada yang menawarkan berangkat haji tanpa antre, itu patut dicurigai sebagai modus penipuan,” tegasnya.

Untuk menutup celah praktik ilegal tersebut, pemerintah bersama aparat kepolisian telah membentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal. Satgas ini bertugas memburu dan menindak pelaku yang mencoba mengelabui masyarakat dengan iming-iming keberangkatan non-prosedural.

Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa secara aturan, hanya ada dua jalur resmi ibadah haji di Indonesia, yakni haji reguler dan haji khusus. Keduanya pun tetap memiliki masa tunggu. Untuk haji reguler, antrean bahkan bisa mencapai puluhan tahun, sementara haji khusus berkisar beberapa tahun.

Baca juga  BPOM Bongkar Kopi Berkhasiat Kejantanan Mengandung Sildenafil, Picu Risiko Gagal Jantung

Ia juga menyoroti istilah “haji T-nol” yang kerap digunakan untuk menarik minat calon jemaah. Menurutnya, istilah tersebut hanyalah jebakan. “Tidak ada haji tanpa antre. Itu jelas penipuan,” ujarnya.

Panjang antrean haji, kata Dahnil, tak lepas dari terus meningkatnya jumlah pendaftar setiap tahun. Kondisi ini membuat waktu tunggu semakin panjang dan membuka peluang bagi oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi.

Baca juga  Kenapa Rekening 3 Bulan Nganggur Diblokir? Ini Kata PPATK

Meski demikian, pemerintah saat ini tengah mengkaji skema baru agar masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama. Salah satunya dengan sistem pembelian langsung dari kuota haji yang diberikan Arab Saudi.

Dalam skema ini, calon jemaah bisa langsung mendapatkan kursi keberangkatan sesuai kuota yang tersedia.

Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum diberlakukan. Pemerintah pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti jalur resmi dan tidak tergiur janji manis yang berujung penipuan. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

DPC Partai Demokrat Indramayu Gelar Buka Puasa Bersama, Rayakan Kepercayaan Baru di DPP

Indramayu

Mabes Polri dan Polda Jabar 3 Kali Olah TKP serta Uji CCTV Kasus Paoman, LBH Ghazanfar: Hasil Labnya Sengaja Ditutupi Oknum Polisi dan Jaksa

Teknologi

Jajaki Kerjasama, Polindra Kunjungi Kilang Pertamina Balongan

Terpopuler

Dedi Mulyadi Desak Polisi Telusuri Keberadaan Aman Yani, Misteri Kasus Paoman Kian Memanas

Terpopuler

Toni RM Bongkar Dugaan Perampasan Motor oleh Oknum Polisi, Kurang 24 Jam Dikembalikan
Tangkapan layar : Akun TikTok palsu catut nama dan wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim

Indramayu

Viral! Nama dan Wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim Dicatut Akun TikTok Palsu

Terpopuler

Estafet Kepemimpinan GP Ansor Kecamatan Indramayu: Ahmad Fauzi Resmi Menjabat Pelaksana Harian

Terpopuler

Mall Indramayu Resmi Dibuka, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal