Home / Terpopuler / Kriminalitas

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:25 WIB

Empat Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditangkap, Motif Masih Didalami

Sebanyak empat prajurit TNI kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat militer diduga menyiramkan air keras kepada aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

Sebanyak empat prajurit TNI kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat militer diduga menyiramkan air keras kepada aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

Suaradermayu.com – Perkembangan terbaru terungkap dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Sebanyak empat prajurit TNI kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat militer.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyampaikan, keempat oknum tersebut diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap korban. Mereka saat ini telah ditahan di Pomdam Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Baca juga  Indramayu Siap Gelar Pilkades Digital Pertama di Jawa Barat, Bupati Lucky Hakim Pastikan Transparansi dan Keamanan

“Kami sudah mengamankan empat orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Proses pemeriksaan masih berjalan,” ujar Yusri dalam keterangannya di Mabes TNI, Rabu (18/3/2026).

Meski demikian, pihak TNI belum mengungkap secara rinci peran masing-masing terduga pelaku maupun latar belakang aksi tersebut. Pendalaman motif masih menjadi fokus utama penyidik.
Insiden penyiraman air keras itu terjadi pada Kamis malam (12/3/2026) di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Baca juga  Dari Luka ke Damai: Kisah dr. Baskar dan Restorative Justice yang Menyatukan Warga Anjatan

Saat itu, Andrie Yunus baru saja menyelesaikan kegiatan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, sebelum diserang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami luka bakar cukup serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah dan mata. Tim medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyebutkan, tingkat luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar seperempat dari total permukaan tubuh.

Baca juga  Mahfud MD Apresiasi Kejagung Bongkar Korupsi Rp 193,7 Triliun di Pertamina, Sebut Dapat Restu Presiden Prabowo

Saat ini, Andrie masih menjalani perawatan intensif. Sementara itu, aparat terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap secara terang benderang kronologi serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasus ini menyita perhatian publik, terutama karena menyangkut keselamatan aktivis yang selama ini aktif menyuarakan isu hak asasi manusia di Indonesia. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Estafet Kepemimpinan GP Ansor Kecamatan Indramayu: Ahmad Fauzi Resmi Menjabat Pelaksana Harian

Indramayu

Salman Instruksikan Camat Anjatan Tak Ada Lagi Mediasi Soal Bangun Pasar

Terpopuler

Polemik Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil, Pengacara Toni RM: “Atalia Harus Segera Ambil Sikap”

Indramayu

Fakta Baru Kasus Putri Apriyani: Polisi Sebut Dihabisi Kekasihnya Alvian Sinaga

Indramayu

Ramai-ramai Kuwu di Indramayu Beri Dukungan kepada Kuwu Nunuk

Edukasi

Heboh Ajaran “4S” Sesat? MUI Kroya: Kami Tak Punya Hak Tentukan Fatwa Sesat atau Tidak

Terpopuler

Pengacara Toni RM Murka: Aparat Tak Punya Kompetensi, Jangan Main Hakim terhadap Pedagang Es

Indramayu

Penyidik Akan Jemput Paksa: Erpandi Alias Bayu Diduga Kabur Setelah Dua Kali Mangkir