Suaradermayu.com – Kepala Desa (Kuwu) Singajaya, Khaerul Anam, meresmikan pembukaan kegiatan kuliah subuh yang akan diselenggarakan sepanjang bulan Ramadhan di Masjid Jami Ash Shalihin.
Dalam momentum tersebut, pemerintah desa juga menyerahkan bantuan simbolis program pemberdayaan masyarakat berupa bibit cabai setan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan MUI Desa Singajaya.
Kegiatan yang berlangsung usai salat subuh itu dihadiri tokoh agama, pengurus masjid, perangkat desa, serta warga. Program kuliah subuh Ramadhan diharapkan menjadi ruang memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kuwu Singajaya Khaerul Anam menekankan bahwa bulan suci Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memakmurkan masjid dan memperkuat kepedulian sosial.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan keimanan dan kebersamaan. Melalui kuliah subuh ini, kita mengajak masyarakat memakmurkan masjid sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain penguatan spiritual, pemerintah desa juga mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pembagian bibit cabai setan. Program ini ditujukan untuk memanfaatkan lahan pekarangan serta mendukung ketahanan pangan keluarga.
“Bibit cabai setan ini kami serahkan sebagai langkah nyata pemberdayaan masyarakat. Kami berharap dapat ditanam bersama, memberi manfaat ekonomi, dan membantu ketahanan pangan warga,” tambahnya.
Ketua DKM Masjid Jami Ash Shalihin menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan pengurus untuk menggerakkan jamaah dalam menanam dan merawat bibit yang diberikan.
Kuliah subuh selama bulan Ramadhan ini direncanakan menghadirkan penceramah dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat setempat. Pemerintah Desa Singajaya berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas warga, tetapi juga menumbuhkan kemandirian melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. (Abdul Syukur)

























