Suaradermayu.com — Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat, Kiai Haji Juhadi Muhammad, melakukan kunjungan balasan ke kediaman Ketua Dewan Pembina Griya Aswaja Indramayu, Kang Ade Syaekudin, Rabu (25/3/2026). Pertemuan berlangsung di Jalan Ir. H. Djuanda No. 152 C, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan Nahdliyin, sekaligus momentum silaturahmi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWNU Jawa Barat hadir didampingi sejumlah alumni Pondok Pesantren Lirboyo. Kehadiran para alumni pesantren tersebut semakin memperkuat nuansa keilmuan, tradisi, serta nilai-nilai keaswajaan yang menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.
Kang Ade Syaekudin menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam membangun umat melalui jalur pendidikan pesantren, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi berbasis kemandirian jamaah.
“Silaturahmi ini bukan hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun umat melalui pesantren, peningkatan kualitas SDM Nahdliyin, serta kemandirian ekonomi jamaah. NU harus terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kang Ade.
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan juga membahas berbagai isu strategis organisasi di Jawa Barat. Di antaranya penguatan peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Nahdliyin yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta penguatan ekonomi umat berbasis kemandirian pesantren dan jamaah.
Menurut Kang Ade, peran Nahdlatul Ulama sangat penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan beragama di tengah masyarakat yang semakin dinamis.
“Nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin harus terus kita jaga. Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral untuk merawat moderasi beragama serta menjaga persatuan umat di tengah berbagai tantangan zaman,” tambahnya.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput guna memastikan program-program keumatan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sebelumnya, silaturahmi juga telah dilakukan oleh Kang Ade Syaekudin dengan berkunjung ke kediaman Ketua PWNU Jawa Barat pada Senin (21/3/2026) di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Kunjungan timbal balik tersebut menjadi simbol kuatnya tradisi silaturahmi di lingkungan Nahdliyin.
Rangkaian silaturahmi ini mencerminkan komitmen para tokoh Nahdlatul Ulama dalam memperkokoh nilai-nilai keaswajaan, mempererat persatuan umat, serta memperkuat peran organisasi dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berdaya di tengah tantangan zaman. (Nadzif)

























