Home / Terpopuler

Senin, 31 Oktober 2022 - 01:11 WIB

Larang Maulid Nabi, Warga Arab Saudi Rayakan Pesta Halloween

Warga Arab Saudi menggelar pesta Halloween

Warga Arab Saudi menggelar pesta Halloween

Suaradermayu.com – Warga Arab Saudi ikut merayakan Halloween, pesta identik dengan budaya Barat. Warga antusias memakai berbagai macam kostum dan berkumpul di Boulevard Riyadh.

Acara dengan tema ” Pekan Menyeramkan/Scary Event” berlangsung pada Kamis dan Jumat.

Dilansir BBC.Indonesia, Minggu (30/10/2022), pengunjung bisa masuk gratis ke Boulevard dengan sayarat memakai kostum mengerikan.

Salah seorang warga, Abdul Rahman, mendatangi Boulevard dengan memakai kostum makhluk mitologi Amerika Utara, Wendigo. Ia mengaku pertama kali merayakan Halloween.

Baca juga  Tragedi PMI Indramayu di Arab Saudi: Watirih Diduga Tewas Dianiaya, Toni RM Tegaskan Nyawa Dibayar Nyawa

” Soal haram atau halal, itu saya tidak tahu soal itu. Ini perayaan keren, jujur, dan ada spirit kegembiraan. Kami merayakannya untuk seru-seruan dan itu saja, ” ujarnya kepada BBC.

Sementara pengunjung lainnya, Khaled Alharbi datang bersama keluarganya, memakai kostum dokter dan perawat yang dipenuhi darah. Salah satu keluarganya yang berusia dua tahun pun turut serta meriahkan Halloween dengan memakai baju penyihir.

Baca juga  PMI Asal Indramayu Tewas Dianiaya di Arab Saudi, Kementerian P2MI Kawal Proses Hukum

” Perbuatan tergantung niat. Saya ke sini untuk bersenang-senang. Tahun lalu saya melewatinya, sekarang saya tidak akan melewatkannya, ” kata Khaled.

Di Boulevard Riyadh pesta Halloween ditutup dengan pertunjukan kembang api, disertai suara dan dekorasi menyeramkan.

Walau begitu, pesta Halloween juga bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W., yang jatuh pada 29 Oktober. Beberapa negara dengan mayoritas Muslim di dunia juga memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W., di Mekah pada 12 Rabiul Awal atau 570 Masehi.

Baca juga  SDN 2 Singajaya Indramayu Rayakan Maulid Nabi

Meski begitu, ternyata Arab Saudi masih melarang perayaan Maulid Nabi Muhammad. Dilansir Middle East Eye, bagi Muslim yang lebih konservatif, memperingati hari lahir Nabi Muhammad S.A.W., dianggap bid’ah.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dudung Badrun Sebut Kesalahan Bupati Indramayu Umumkan Masalah BPR KR ke Publik
Pengacara Kondang Toni RM ditunjuk sebagai kuasa hukum Perusahaan Kecantikan Daviena Group

Hukum

Toni RM Jadi Pengacara Daviena Group, Tangani Dana Rp17 Miliar dan Bongkar Kecanggihan Klinik Aesthetic Mewah

Terpopuler

Ketua Umum IWO: Ada Orang Bajak Klaim Nama IWO, ‘Ngaco’

Terpopuler

Tes DNA Bareskrim Pastikan: Anak Lisa Mariana Bukan Milik Ridwan Kamil

Terpopuler

Tahap Pertama, PCNU Indramayu Melalui Lazisnu Beri Bantuan Rp 60 Juta ke Palestina

Indramayu

Tiga Petani di Indramayu Tewas Tersambar Petir Saat Memanen Padi

Terpopuler

PDAM Indramayu Setor PAD Rp 200 Juta Per Bulan dari Sektor Retribusi Kebersihan Pelanggan

Terpopuler

Kang Ade Syaekudin BNSP Pimpin Audit Sertifikasi Jarak Jauh di Mabes Polri