Indramayu – Memperingati Hari Santri 2022 yang jatuh pada 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu menggelar santunan anak yatim dan jompo.
Sebanyak 80 anak yatim dan 20 jompo menerima santunan di malam puncak perayaan Hari Santri di Lapangan Bola Desa Tarsana, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (22/10/2022).
Ketua PCNU Indramayu Kiai M. Mustofa dalam sambutannya mengatakan, Agama Islam adalah agama yang indah dan damai bagi rahmat sekalian alam (Rahmat Lil A’lamin).
” Terlebih jika berbicara mengenai anak yatim, banyak ayat yang menjelaskan tentang memberikan santunan dan mencintai anak yatim, ” kata Kiai Mustofa.
Menurutnya anak yatim merupakan seorang anak yang tidak memiliki ayah disebabkan karena meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa atau akil balig. Ia menyampaikan ketika melihat anak yatim maka hatinya tersentuh untuk menyantuninya.
” Saya teringat hadis Nabi yang berbunyi, ‘Siapapun yang menyantuni dan memelihara anak yatim akan menjadi dekat denganku (Nabi) di surga seperti jari-jari tangan ini “. Maka hati saya tersentuh jika melihat anak yatim, ” ucapnya.
Sebab itu, kata Kiai Mustofa, wajib bagi warga Nahdliyin Indramayu agar selalu menyantuni serta memelihara anak yatim. Selain itu harus menyayangi orang-orang jompo di sekitar kita.
” Karena itu yang diamanatkan para Muasis atau ulama NU kepada kita semua, ” pungkasnya.
Editor : Pahmi Alamsah

























