Home / Indramayu

Jumat, 17 Oktober 2025 - 06:32 WIB

Indramayu Luncurkan RMU LANUSA, Dorong Petani Mandiri dan Kedaulatan Pangan

Bupati Indramayu Lucky Hakim memberi sambutan pada peluncuran Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Bupati Indramayu Lucky Hakim memberi sambutan pada peluncuran Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian lokal dengan meluncurkan Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus, pejabat daerah, serta perwakilan organisasi petani.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama organisasi petani dan buruh dalam menghadirkan RMU LANUSA. Menurutnya, inisiatif ini menunjukkan bagaimana ekonomi desa dapat tumbuh dari kekuatan komunitas petani.

Baca juga  Memasuki 2026, Haji Suwarjo Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Iklim Investasi Sehat di Indramayu

“RMU LANUSA menjadi bukti nyata bahwa desa dapat menjadi pusat ekonomi produktif. Petani bisa lebih mandiri dan hasil panennya bernilai lebih tinggi,” kata Bupati.

Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan kontribusi sekitar 16 persen terhadap produksi padi Indonesia. Tahun ini, produktivitas padi di Indramayu mencapai 7,2 ton per hektare, dan pemerintah menargetkan surplus gabah kering giling sebesar 1,8 juta ton per tahun.

Baca juga  Warga Balongan Kawal Ketat Janji PT Pertamina: Susu Gratis Aktif Lagi November, Enam Tuntutan Harus Direalisasikan

Keberhasilan produksi perlu diimbangi sistem pascapanen yang efisien. Dengan RMU LANUSA, petani dapat mempercepat proses pengolahan gabah menjadi beras berkualitas tinggi, meningkatkan nilai jual, dan mengurangi ketergantungan pada tengkulak.

Program ini bagian dari Strategi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Reforma Agraria (EKORA) yang dikembangkan KPA, untuk memperkuat ketahanan ekonomi komunitas dan mendorong kedaulatan pangan rakyat.

Baca juga  Penyegelan Balai Desa Sukaslamet Berujung Laporan Polisi, Kuwu Rojudin Lawan Secara Hukum

Selain RMU LANUSA, Pemkab Indramayu telah menyalurkan 7 unit RMU dan drayer ke kelompok tani di Kecamatan Kroya. Saat peluncuran, RMU LANUSA langsung melepas pengiriman perdana beras sebanyak 9,6 ton ke wilayah Jabodetabek.

“Dengan alat modern seperti ini, petani bisa mandiri, hasil panen lebih maksimal, dan kesejahteraan petani serta buruh tani meningkat.” pungkas Bupati Lucky. ( Mashadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi di Indramayu, Pelaku Ditangkap

Indramayu

Pemkab Indramayu Janji Perbaiki Ruas Jalan Tegalurung-Balongan

Indramayu

Wartawan Demo Lucky Hakim, PKSPD : Apa yang Disampaikan Lucky Hakim Sesuai Fakta

Indramayu

Pelajar dan Atlet Indramayu Raih Prestasi Gemilang, Bupati Lucky Janji Total Dukung

Indramayu

Lucky Hakim dan Tobroni Rekonsiliasi Pasca Pilkada Indramayu 2024

Ekonomi

Pemkab Indramayu Apresiasi Pembentukan Komite Mitra Pembangunan oleh Diaspora

Terpopuler

“Hidup H Muhaemin!” Menggema di PN Indramayu, Zulhelpi Ngamuk Saat Diteriaki Mabok Warisan Korban Pembunuhan Satu Keluarga

Indramayu

Toni RM Resmi Jadi Penasehat Hukum Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekeluarga di INDRAMAYU