Home / Indramayu / Ekonomi

Kamis, 22 Mei 2025 - 09:17 WIB

Hari Kebangkitan Nasional, Indramayu Mantap Menuju Kawasan Industri Maju di Tengah Semangat “Reang”

Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin menyampaikan pidato politiknya yang perdana di Jakarta, (20/2/2025)

Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin menyampaikan pidato politiknya yang perdana di Jakarta, (20/2/2025)

Suaradermayu.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menjadi panggilan untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Di Kabupaten Indramayu, semangat kebangkitan itu diterjemahkan ke dalam upaya nyata mewujudkan visi besar: Indramayu Reang—Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Baca Juga : RPJMD Indramayu 2025–2029 Disepakati, Ini Janji dan Fokus Pembangunan Lucky Hakim

Indramayu kini tidak lagi berada di pinggiran pembangunan. Kabupaten ini telah menjadi bagian integral dari kawasan strategis Rebana Metropolitan (Cirebon–Patimban–Kertajati)—poros baru pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Perpaduan antara potensi wilayah, akses infrastruktur, dan arah kebijakan daerah menjadikan Indramayu sebagai salah satu daerah dengan prospek industri paling menjanjikan.

Arah Baru Indramayu di Tengah Kawasan Rebana

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam pernyataan resminya pada Senin (20/5/2025), menegaskan bahwa momen Hari Kebangkitan Nasional harus dijadikan momentum memperkuat arah pembangunan daerah.

Baca juga  Indramayu Jadi Pilot Project Nasional, Pemkab dan LAN RI Luncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan

“Indramayu sangat terbuka dan ramah terhadap investasi. Kami jamin keamanan, kemudahan perizinan, dan dukungan penuh bagi investor sebagai bukti keseriusan kami dalam membangun ekonomi kerakyatan dan industri daerah,” ujar Lucky.

Indramayu berada di simpul strategis antara Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan kawasan industri Losarang–Balongan–Krangkeng. Hal ini menjadikan kabupaten tersebut sebagai magnet baru investasi dan pusat logistik masa depan.

Baca Juga : Iklim Investasi Indramayu Kian Ramah dan Aman

Generasi Muda Jadi Motor Inovasi

Tak hanya soal infrastruktur, Bupati Lucky juga mengajak seluruh generasi muda Indramayu untuk menjadi pelaku utama dalam proses transformasi daerah. Ia mendorong agar pemuda tak hanya jadi penonton, tapi ikut ambil bagian melalui ekonomi digital, industri kreatif, dan kewirausahaan berbasis teknologi.

“Kebangkitan daerah hanya akan berhasil jika ditopang inovasi anak-anak muda. Mereka yang punya ide, semangat, dan keberanian menghadapi perubahan,” tegasnya.

Baca juga  Pemkab Indramayu Usung Visi REANG di RPJMD 2025-2029

Pembangunan Berbasis Religi dan Karakter

Di tengah percepatan pembangunan, Pemkab Indramayu tetap menempatkan nilai religius dan karakter spiritual sebagai fondasi utama. Program dakwah, pembinaan akhlak, dan penguatan pendidikan agama terus digencarkan agar pembangunan fisik selaras dengan pembangunan mental masyarakat.

UMKM & Ekonomi Kerakyatan Jadi Tulang Punggung

Dalam rangka menciptakan ekonomi yang adil dan inklusif, sektor UMKM lokal kini diarahkan untuk masuk dalam rantai pasok industri kawasan Rebana. Pemerintah daerah aktif memfasilitasi pelatihan, akses pembiayaan, serta kemitraan antara pelaku usaha lokal dan korporasi besar.

Baca Juga : Indramayu Tempat Ramah bagi Investor, Pabrik Sepatu PT. SBL Resmi Berdiri di Krangkeng

Wilayah seperti Losarang, Balongan, dan Krangkeng disiapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang terintegrasi dengan kawasan industri.

Baca juga  Ditemukan Rp 300 Juta, Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegas Tindak Kuwu Desa Sukaslamet

Keamanan, Kenyamanan, dan Akses Merata

Pemerintah juga memperkuat layanan publik, pengawasan lingkungan, pemerataan akses pendidikan, dan fasilitas kesehatan. Ini menjadi bagian dari upaya meminimalkan dampak negatif urbanisasi dan industrialisasi yang cepat.

Gotong Royong Sebagai Kekuatan Sosial

Nilai gotong royong, yang telah lama mengakar di masyarakat Indramayu, kembali ditegaskan sebagai modal sosial dalam pembangunan. Semua pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat—didorong untuk terlibat aktif membangun daerah secara kolaboratif.

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Gandeng Kapolres dan Kapolda Demi Amankan Investasi di Indramayu

Hari Kebangkitan Nasional di Indramayu bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen kolektif untuk menata ulang arah pembangunan dengan visi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Dengan visi “Indramayu Reang” sebagai kompas pembangunan, Kabupaten Indramayu semakin siap bertransformasi menjadi kota industri, religius, dan manusiawi, yang tak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkarakter.

Share :

Baca Juga

Indramayu

LBH Ghazanfar Sebut Khotibul Umam Berpotensi Dijerat Pidana Berlapis, Cairkan Dapen Aman Yani

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Gaspol! Rebut 20 Ribu Rumah Subsidi untuk Nelayan Indramayu

Indramayu

Air PDAM Indramayu Keruh, Warga Krangkeng Resah

Indramayu

Tegang Tapi Penuh Harapan: Kontrak Direksi PT BWI 2025–2030 dan Ultimatum 30% dari Bupati Indramayu

Indramayu

LBH Ghazanfar: Pernyataan Ketua BPD Singajaya Khotibul Umam Sesat dan Menyesatkan

Indramayu

Plt Ketua Baru PWI Indramayu, Siapa Ihsan Mahfudz dan Misi Besarnya Selamatkan Marwah Pers?

Indramayu

Ruslandi Laporkan Priyo Atas Tuduhan Sembunyikan Aman Yani, LBH Ghazanfar: Bukti Pelapor Meyakini Pelaku Lain

Indramayu

Satu Rumah di Indramayu Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik