Home / Indramayu / Edukasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:09 WIB

Wabup Syaefudin Turun ke Sekolah Kampanyekan Pencegahan Pernikahan Dini di Indramayu

Wakil Bupati Syaefudin turun langsung membuka kegiatan Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) tentang pencegahan pernikahan pada usia anak yang digelar di MAN 1 Indramayu, Kamis (12/3/2026).

Wakil Bupati Syaefudin turun langsung membuka kegiatan Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) tentang pencegahan pernikahan pada usia anak yang digelar di MAN 1 Indramayu, Kamis (12/3/2026).

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat upaya pencegahan pernikahan dini melalui edukasi langsung kepada kalangan pelajar.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi di sekolah-sekolah guna memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya pendidikan dan kesiapan membangun keluarga di masa depan.

Wakil Bupati Syaefudin turun langsung membuka kegiatan Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) tentang pencegahan pernikahan pada usia anak yang digelar di MAN 1 Indramayu, Kamis (12/3/2026).

Baca juga  Diduga Kuasai Rumah Tanpa Izin, Kepala LPK Bos Korea Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pernikahan pada usia anak masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama oleh pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, serta masyarakat. Berdasarkan data dari Pengadilan Agama setempat, permohonan dispensasi perkawinan anak di Kabupaten Indramayu masih tergolong cukup tinggi.

Menurutnya, pencegahan pernikahan dini merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan memiliki kesiapan yang matang sebelum membangun rumah tangga.

Baca juga  Janji Tinggal Janji? Setahun Kepemimpinan Lucky–Syaefudin Disorot, Realisasi Dinilai Jauh dari Harapan

“Pencegahan pernikahan usia anak adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi yang terus dilakukan, diharapkan para pelajar dapat lebih fokus menempuh pendidikan dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah Indramayu REANG, yakni religius, berekonomi kerakyatan, aman, nyaman, dan gotong royong.

Baca juga  KOMPI Tolak PSN Tambak Pantura, Pemerintah Tegaskan Program Revitalisasi Sejahterakan Petambak

Sementara itu, Kepala MAN 1 Indramayu, Wahyudin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap edukasi tentang pencegahan pernikahan dini dapat memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya pendidikan dalam meraih cita-cita.

Menurutnya, masa sekolah merupakan waktu yang tepat bagi para pelajar untuk belajar dan mengembangkan potensi diri, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan dan meraih impian mereka. (Abdul Syukur)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dana Desa Diselewengkan? Kuwu Kedokan Agung Diberhentikan, Ini Kata Bupati Lucky Hakim

Indramayu

Janji Tinggal Janji? Setahun Kepemimpinan Lucky–Syaefudin Disorot, Realisasi Dinilai Jauh dari Harapan

Terpopuler

Ririn Klaim Dipaksa Mengaku hingga Kakinya Patah, Polisi Tegaskan Tak Ada Penyiksaan

Indramayu

Pengurus IWO Indramayu Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Edukasi

Polisi Ringkus Pengedar Pil Koplo di Indramayu

Indramayu

Kuwu Terpilih Khaerul Anam Ajak Warga Singajaya Bersatu Usai Pilwu: Tinggalkan Sekat, Satukan Langkah Membangun Desa

Indramayu

Tiga Balita Lawan Stunting, PWI Indramayu Hadirkan Harapan di Tengah Derita

Indramayu

Aksi Kemanusiaan dari Indramayu Bikin Haru Warga Gaza, Siapa di Baliknya?