Home / Indramayu / Ragam

Senin, 29 September 2025 - 21:57 WIB

Sekolah Rakyat Indramayu Akan Berdiri di Atas 10 Hektare, Tampung 1.000 Siswa Kurang Mampu

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Cikawung untuk pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Cikawung untuk pembangunan Sekolah Rakyat

Suaradermayu.com – Harapan baru bagi anak-anak Indramayu yang berasal dari keluarga kurang mampu segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Cikawung untuk pembangunan Sekolah Rakyat berskala besar, yang nantinya mampu menampung hingga 1.000 siswa dari SD, SMP hingga SMA.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyebut pembangunan ini sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah pada pendidikan masyarakat kecil. Menurutnya, sekolah rakyat bukan sekadar gedung, melainkan tempat lahirnya generasi baru yang tangguh.

“Anak-anak dari kalangan tidak mampu harus diberi kesempatan setara untuk belajar. Dengan Sekolah Rakyat, mereka akan dididik, dibimbing, dan dipersiapkan menjadi kader bangsa yang luar biasa,” tegas Lucky.

Baca juga  Penguatan Sistem Sertifikasi: Lemdiklat Polri dan BNSP Fokus pada Manajemen Mutu

Lahan dari Daerah, Bangunan dari Pusat

Rencana besar ini lahir dari kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Lahan seluas 10 hektare dipastikan sudah tersedia melalui Pemkab Indramayu. Sementara pembangunan gedung dan fasilitas lengkapnya akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang turut hadir dalam perencanaan menjelaskan, proyek sekolah rakyat permanen akan mulai dibangun tahun depan.

Baca juga  Bansos Februari 2025 Cair, Simak Daftar Penerima dan Cara Ceknya

“Ini instruksi langsung dari Presiden. Lahan sudah disiapkan oleh Bupati, dan pemerintah pusat akan membangun fasilitasnya. Kapasitasnya lebih dari seribu siswa, lengkap dari SD hingga SMA,” ujar Gus Ipul.

Belajar Sementara di BLK

Sambil menunggu pembangunan rampung, kegiatan belajar sementara dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu. Saat ini, sudah ada 100 siswa yang aktif belajar, terdiri dari 50 siswa SD dan 50 siswa SMP.

Kehadiran sekolah rakyat sementara ini menjadi bukti bahwa program tersebut tidak hanya janji, melainkan sudah berjalan dan memberi manfaat langsung.

Baca juga  Pertamina Bangun Jalan Alternatif Sukaurip–Sukareja Tanpa Drainase, Toni RM: Memalukan

Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda

Sekolah Rakyat di Indramayu diproyeksikan menjadi ikon pendidikan baru di Jawa Barat. Dengan kapasitas besar, kurikulum inklusif, dan fasilitas modern, sekolah ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi ribuan keluarga yang selama ini kesulitan menyekolahkan anak karena faktor biaya.

“Sekolah ini bukan hanya bangunan, tetapi investasi masa depan. Di sini lahir harapan baru agar anak-anak Indramayu bisa mengubah nasib melalui pendidikan,” kata Gus Ipul.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Gadis 13 Tahun di Indramayu Disekap dan Diperkosa, Ayahnya Temukan Penuh Luka

Indramayu

Jejak Berulang Kuwu Warsidi Diduga Menyelewengkan Dana Desa Wanantara

Indramayu

Wabup Indramayu Ziarah ke Makam Pangeran Arya Wiralodra, Grebeg Syawalan Bakal Jadi Agenda Tahunan
Pengacara Toni RM bersama korban pencurian sepeda motor dan Anggota Reskrim Polsek Balongan cek TKP

Kriminalitas

Heboh! Motor Tetangga Pengacara Toni RM Dicuri, Polisi Langsung Turun Tangan

Kesehatan

BPJS PBI Dicoret Massal, 84 Ribu Warga Indramayu Tiba-tiba Nonaktif

Indramayu

Polres Indramayu Anugerahkan Kenaikan Pangkat dan Penghargaan untuk Personel Berprestasi

Indramayu

Indramayu Jadi Percontohan Sekolah Rakyat, Anak Prasejahtera Kini Punya Harapan Baru!

Indramayu

Awasi Curang Oknum KPPS dan Komplotannya Menangkan Paslon Tertentu di Pilkada Indramayu