Suaradermayu.com – Harapan baru bagi anak-anak Indramayu yang berasal dari keluarga kurang mampu segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Cikawung untuk pembangunan Sekolah Rakyat berskala besar, yang nantinya mampu menampung hingga 1.000 siswa dari SD, SMP hingga SMA.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyebut pembangunan ini sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah pada pendidikan masyarakat kecil. Menurutnya, sekolah rakyat bukan sekadar gedung, melainkan tempat lahirnya generasi baru yang tangguh.
“Anak-anak dari kalangan tidak mampu harus diberi kesempatan setara untuk belajar. Dengan Sekolah Rakyat, mereka akan dididik, dibimbing, dan dipersiapkan menjadi kader bangsa yang luar biasa,” tegas Lucky.
Lahan dari Daerah, Bangunan dari Pusat
Rencana besar ini lahir dari kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Lahan seluas 10 hektare dipastikan sudah tersedia melalui Pemkab Indramayu. Sementara pembangunan gedung dan fasilitas lengkapnya akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang turut hadir dalam perencanaan menjelaskan, proyek sekolah rakyat permanen akan mulai dibangun tahun depan.
“Ini instruksi langsung dari Presiden. Lahan sudah disiapkan oleh Bupati, dan pemerintah pusat akan membangun fasilitasnya. Kapasitasnya lebih dari seribu siswa, lengkap dari SD hingga SMA,” ujar Gus Ipul.
Belajar Sementara di BLK
Sambil menunggu pembangunan rampung, kegiatan belajar sementara dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu. Saat ini, sudah ada 100 siswa yang aktif belajar, terdiri dari 50 siswa SD dan 50 siswa SMP.
Kehadiran sekolah rakyat sementara ini menjadi bukti bahwa program tersebut tidak hanya janji, melainkan sudah berjalan dan memberi manfaat langsung.
Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda
Sekolah Rakyat di Indramayu diproyeksikan menjadi ikon pendidikan baru di Jawa Barat. Dengan kapasitas besar, kurikulum inklusif, dan fasilitas modern, sekolah ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi ribuan keluarga yang selama ini kesulitan menyekolahkan anak karena faktor biaya.
“Sekolah ini bukan hanya bangunan, tetapi investasi masa depan. Di sini lahir harapan baru agar anak-anak Indramayu bisa mengubah nasib melalui pendidikan,” kata Gus Ipul.

























