Home / Terpopuler

Minggu, 9 Oktober 2022 - 04:15 WIB

PSI Usung Ganjar Pranowo, PDIP Meradang: Hasto Ingatkan Etika Politik!

PSI usung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024

PSI usung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024

Suaradermayu.com – Peta politik menjelang Pilpres 2024 semakin panas. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Tak hanya itu, PSI juga menyebut nama Yenny Wahid sebagai sosok ideal pendamping Ganjar.

Baca Juga : KPK Tetapkan Sekjen PDIP Tersangka, Begini Peran Hasto Kristiyanto di Kasus Harun Masiku

Deklarasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers pada Senin (3/9/2022). Ia menyebut, Ganjar-Yenny adalah pasangan serasi yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kombinasi Ganjar Pranowo – Yenny Wahid kami nilai pasangan cocok sebagai pemimpin Indonesia ke depan,” ujar Grace.

Grace menegaskan bahwa keputusan ini bukan kehendak elite partai, melainkan hasil dari “Rembuk Rakyat”, yaitu mekanisme internal PSI untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Baca juga  Abdul Rohman Dipecat, DPC PDIP Indramayu: Miliki KTA Partai Lain

“Ganjar adalah calon presiden pilihan rakyat, bukan sekadar keinginan elite PSI,” tegasnya.

PDIP Meradang, Hasto Ingatkan Etika Politik

Langkah PSI ternyata memicu reaksi keras dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyayangkan manuver tersebut, dan mengingatkan kembali soal pengalaman politik di Pemilu 2014.

“Antara PSI dan PDIP waktu itu sama-sama mendukung Pak Jokowi, tapi di praktiknya, banyak manuver PSI yang merugikan PDIP,” ucap Hasto saat ditemui Jumat (7/10/2022).

Menurutnya, PDIP memiliki mekanisme internal yang ketat dalam menentukan pasangan capres-cawapres, dan tidak akan mengambil keputusan secara gegabah atau hanya demi efek populer.

Baca juga  Lucky Hakim Resmi Nakhodai Partai NasDem Indramayu

“Ketua Umum kami, Ibu Megawati Soekarnoputri, selalu melakukan kalkulasi politik yang matang,” tambahnya.

Meski mengakui kedaulatan PSI sebagai partai politik, Hasto tetap memberi peringatan keras:

“Jangan rendahkan martabat calon pemimpin hanya demi efek elektoral, efek ekor jas,” katanya tajam.

PSI vs PDIP: Sekutu yang Jadi Kompetitor?

Langkah PSI mendukung Ganjar Pranowo di luar koordinasi dengan PDIP membuat banyak pihak bertanya: Apakah PSI dan PDIP kini menjadi rival politik?

Keduanya sempat berada di barisan yang sama saat mendukung Presiden Jokowi, tetapi perbedaan strategi belakangan ini memperlihatkan potensi keretakan.

Pengamat menilai, PSI bisa jadi ingin mencuri panggung politik dan meningkatkan elektabilitas dengan mengusung tokoh besar seperti Ganjar dan Yenny. Namun, strategi ini berisiko memicu konflik dengan PDIP, partai besar yang sejak awal mengusung Ganjar sebagai kader internal.

Baca juga  Pasca Pemilu, Ketua NU Indramayu Ajak Umat Rajut Kerukunan Usai Berbeda Pilihan

Pilihan Politik dan Etika Demokrasi

Meski Pilpres 2024 masih cukup jauh, dinamika politik yang terjadi menunjukkan arah koalisi dan strategi partai mulai terbentuk. Pertanyaannya: apakah pasangan Ganjar-Yenny benar-benar akan maju? Ataukah ini hanya bagian dari manuver citra politik?

Baca Juga : KPK Panggil Sekjen PDIP sebagai Tersangka Kasus Harun Masiku

Publik kini semakin cerdas dalam menilai. Manuver pragmatis tanpa etika bisa menjadi bumerang. Sebaliknya, konsistensi dan integritas tetap akan menjadi landasan utama dalam demokrasi yang sehat.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

PT Pupuk Indonesia Tetapkan 1.077 Distributor Pupuk Bersubsidi, 17 Beroperasi di Indramayu

Indramayu

Kuwu Singajaya Sebut 18 Feb Perangkat Desa Sudah Bekerja, BPD Klaim 21 Feb Baru Seleksi, LBH Ghazanfar: Keblinger

Indramayu

Terungkap! Penyeleksi Perangkat Desa Singajaya Indramayu Ketua BPD dan Timses Kuwu

Indramayu

Jaksa “Gatot” Bawa Ahli Digital ke Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Hancur Lebur Dakwaan Pembunuhan Berencana

Indramayu

Vonis Mati Ririn Kasus Paoman: Ketika Hukum Berdiri di Atas Bukti yang Koyak dan Rekayasa

Indramayu

Jaksa Gagal Bawa Ahli dan BAP Forensik di Sidang Paoman 11 Juni, LBH Ghazanfar: Skak Mat

Terpopuler

Menkum Supratman: Ormas yang Bikin Onar Terancam Dibekukan Badan Hukumnya

Daerah

Lapor Polisi Nakal Lewat QR Code, Polda Jabar Jamin Aman dan Cepat