Home / Indramayu / Kriminalitas

Selasa, 25 Maret 2025 - 14:28 WIB

Polres Indramayu Selidiki Dugaan Bullying Murid SDN 3 Lemahmekar Akibat Tunggakan LKS

Polres Indramayu Unit PPA melakukan penyelidikan dugaan bullying salah satu siswa SD

Polres Indramayu Unit PPA melakukan penyelidikan dugaan bullying salah satu siswa SD

Suaradermayu.com – Polres Indramayu melalui Unit PPA Satreskrim dan Satbinmas turun tangan menyelidiki dugaan kasus bullying yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap murid kelas 3 SDN 3 Lemahmekar, Indramayu. Insiden ini diduga bermula karena siswa berinisial IA belum melunasi tunggakan pembayaran buku Lembar Kerja Siswa (LKS) senilai Rp 120 ribu.

Pada Senin (24/3/2025), aparat kepolisian mendatangi sekolah tersebut untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak terkait. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian, Polres Indramayu turut membantu meringankan beban keluarga korban dengan melunasi beberapa biaya sekolah yang masih tertunggak.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, mengungkapkan bahwa dugaan bullying ini mencuat setelah orang tua korban melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu.

Baca juga  Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Kembali Berjualan, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Menurut Junata, kejadian ini bermula pada Juni 2024 ketika wali kelas korban berinisial P mengumpulkan wali murid untuk membahas pembelian LKS bagi siswa kelas 3, yang belum mendapatkan buku dari pemerintah. Saat itu, wali murid sepakat untuk mencicil pembayaran.

Namun, orang tua IA mengalami kendala ekonomi sehingga menunda pengambilan buku. Setelah beberapa waktu, mereka menyatakan kesiapannya mencicil pembayaran, dan pihak sekolah akhirnya memberikan buku tersebut. Hingga Maret 2025, pembayaran masih belum lunas, dan wali kelas P terus melakukan penagihan secara langsung kepada orang tua korban.

“Korban mengaku merasa tertekan karena ditegur oleh wali kelas di dalam kelas terkait tunggakan pembayaran, yang menyebabkan ia dijauhi oleh teman-temannya,” jelas Junata.

Baca juga  Naik Vespa Pasangan Bambang Hermanto – Kasan Basari Resmi Daftar Pilkada Indramayu 2024

Puncaknya terjadi pada 19 Maret 2025, ketika ibu korban merasa dipermalukan setelah ditegur oleh oknum guru di hadapan banyak orang terkait tunggakan tersebut. Kejadian ini yang kemudian mendorong orang tua IA untuk melaporkannya ke Disdikbud Indramayu.

Menanggapi tuduhan tersebut, Plt Kepala SDN 3 Lemahmekar, Ovi, membantah adanya unsur bullying dalam kasus ini. Menurutnya, permasalahan ini hanya kesalahpahaman terkait pembayaran LKS, yang sebenarnya bersifat sukarela.

Ovi menegaskan bahwa pihak sekolah telah berusaha melakukan mediasi dengan orang tua korban, namun tidak mencapai kesepakatan karena suasana pertemuan yang kurang kondusif.

Baca juga  9 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pertamina Terungkap, Termasuk Eks Pejabat dan Pengusaha Migas

Sementara itu, oknum guru P menyatakan bahwa dirinya hanya bermaksud mengingatkan orang tua IA untuk melunasi pembayaran sesuai kesepakatan awal.

Dalam upaya mengusut dugaan bullying ini, Polres Indramayu telah mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi, termasuk pihak sekolah, orang tua korban, serta teman-teman IA di kelas.

Di sisi lain, Disdikbud Indramayu menyatakan akan mengevaluasi kebijakan penggunaan LKS di sekolah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kabid Pembinaan SD Disdikbud Indramayu, Untung Aryanto, menegaskan bahwa penjualan LKS oleh sekolah seharusnya tidak diperbolehkan.

“Penjualan LKS oleh sekolah dilarang,” tegasnya.

Kasus dugaan bullying terhadap murid SD ini telah menjadi perhatian publik. Polres Indramayu menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Andri Muhammad Saleh Bantah Halangi Akses Wakil Bupati Indramayu ke Ruang Kerja

Indramayu

Kuwu Singajaya Sebut 18 Feb Perangkat Desa Sudah Bekerja, BPD Klaim 21 Feb Baru Seleksi, LBH Ghazanfar: Keblinger

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Beberkan Rahasia Maju Indramayu di Depan Wartawan: Kompetensi Jadi Kunci!

Indramayu

Dedi Mulyadi Turun Tangan, PMI Indramayu Nurlaela Depresi 5 Tahun Akhirnya Dirujuk ke RS Jiwa

Indramayu

Menuju Pilwu Singaraja 2025, Juhaedi S.H Gaungkan Semangat Pemuda Bangun Desa

Indramayu

Perumdam Tirta Darma Ayu Raih Rekor MURI, 1.500 Sambungan PDAM Gratis untuk Warga Indramayu

Indramayu

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Ditembak Polisi

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Berhentikan Permanen Kuwu Kedokan Agung, Dana Desa Rp 400 Juta Diduga Disalahgunakan