Home / Indramayu

Rabu, 11 Desember 2024 - 13:05 WIB

PDAM Indramayu Gerak Cepat Atasi Masalah Air Keruh dan Gangguan Pasokan di Krangkeng

Suaradermayu.com – PDAM Indramayu Cabang Kedokan Bunder bergerak cepat merespons keluhan warga Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, terkait kualitas air PDAM yang keruh dan berbau tidak sedap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Cabang PDAM Kedokan Bunder, Duroni, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim teknis untuk menyelidiki penyebab masalah tersebut.

“Keruhnya air bukan berasal dari sumber induk, melainkan akibat sedimentasi di pipa utama yang terbawa tekanan air. Saat ini, proses pembersihan sedang berlangsung,” ujar Duroni, Rabu (11/12/2024).

Duroni memastikan perbaikan akan selesai dalam waktu 24 jam. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PDAM berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat bisa menikmati air bersih dengan kualitas optimal,” imbuhnya.

Baca juga  Tarif PDAM Indramayu Naik 30 Persen

Selain itu, PDAM juga menanggapi pengaduan warga terkait pasokan air yang terhenti hingga tujuh bulan dan pencabutan meteran air.

“Kami mengimbau konsumen datang langsung ke kantor Cabang Kedokan Bunder. Kami akan mengecek masalah tersebut dan mencari solusi terbaik,” kata Duroni.

Langkah ini diapresiasi oleh warga. Abdullah (42), salah satu warga Krangkeng, menyatakan lega atas respons cepat PDAM.

“Semoga perbaikan ini cepat selesai, karena air sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak,” tuturnya, Rabu (11/12/2024).

Baca juga  Satpol PP Indramayu Lamban Tangani Aduan Warga Soal Bangunan Tak Berizin di Krangkeng

PDAM Indramayu mengimbau masyarakat untuk melaporkan masalah serupa melalui kanal resmi seperti hotline atau aplikasi layanan pelanggan. Dengan begitu, tindakan perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif Komitmen PDAM Indramayu untuk meningkatkan pelayanan terus diwujudkan demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus mengurangi keresahan yang selama ini dirasakan warga.

Sebelumnya diberitakan, wrga Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, kembali mengeluhkan kualitas air PDAM yang berwarna keruh dan berbau tidak sedap. Kondisi ini telah berlangsung lama, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Airnya sangat kotor, sulit digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak. Kami berharap pihak PDAM segera memperbaiki kualitas air ini,”ujar Abdullah (42), salah seorang warga Krangkeng, Rabu (11/12/2024).

Baca juga  Warga Apresiasi Satpol PP Indramayu Segel Bangunan Tak Kantongi Izin di Krangkeng

Tidak hanya Abdullah, keluhan serupa juga disampaikan oleh Solikin, warga lain yang mengaku sudah mengalami masalah lebih parah. Ia menyebut, aliran air PDAM di rumahnya bahkan berhenti total selama lebih dari tujuh bulan.

“Karena air sama sekali tidak keluar selama tujuh bulan, akhirnya kilometernya dicabut oleh pihak PDAM,” ungkap Solikin kepada Suaradermayu.com, Rabu (11/12/2024).

Warga menyatakan sudah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak PDAM, namun hingga saat ini belum ada solusi konkret yang dirasakan. Situasi ini semakin menyulitkan warga yang sangat bergantung pada pasokan air bersih untuk kebutuhan harian mereka.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pendukung Cabup Nina Laporkan Direktur PKSPD dan Advokat Dudung Badrun ke Polisi

Indramayu

Orientasi Penyusunan RPJMD 2025-2030, Wakil Bupati Indramayu Tekankan Sinergi dan Koordinasi

Indramayu

PWI Jabar Dibekukan, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Keputusan Sah dan Sesuai Aturan

Indramayu

Guru PAUD Belum Terima Insentif, Disdikbud Indramayu Janji Cair Minggu Ini

Indramayu

Ketua NU Indramayu Kunjungi Pahlawan Devisa yang Disangka Hilang dan Meninggal di Suriah

Indramayu

Pria Tewas di Embung Bugel Indah Indramayu, Posisi Mayat Telentang

Indramayu

Waspada! Aksi Penipuan Berkedok Surat Tilang Via WhatsApp

Indramayu

Rugi Ratusan Juta, Petani Mitra PG Rajawali II Desak DPRD Indramayu Relokasi Para Peternak