Home / Indramayu

Rabu, 26 November 2025 - 18:32 WIB

Kementan Kirim 28 Alsintan ke Indramayu, Dorong Percepatan Musim Tanam dan Modernisasi Pertanian

Kementan mengirim 28 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) yang terdiri dari 8 traktor roda empat dan 20 traktor roda dua ke Petani Indramayu

Kementan mengirim 28 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) yang terdiri dari 8 traktor roda empat dan 20 traktor roda dua ke Petani Indramayu

Suaradermayu.com -Program modernisasi pertanian di Kabupaten Indramayu kembali mendapat dorongan besar dari pemerintah pusat. Kementerian Pertanian RI resmi mengirim 28 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) yang terdiri dari 8 traktor roda empat dan 20 traktor roda dua. Selain itu, mesin panen (komben) juga diberikan dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Indramayu.

Penyerahan alsintan berlangsung di Balai Benih Kecamatan Cikedung, Selasa (25/11/2025), dan dihadiri langsung Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap petani di daerah lumbung pangan nasional tersebut.

Baca juga  Dedi Mulyadi Kaget, PMI Indramayu Depresi 5 Tahun Tanpa Pengobatan Meski Sudah Dilaporkan ke BP3MI

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo, Wamentan, serta Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir. Kita semua butuh petani, kalau petani tidak tanam kita tidak bisa makan,” ujar Syaefudin.

Dorong Percepatan Musim Tanam

Syaefudin mengatakan tambahan alsintan akan mengurangi beban tenaga manual dan mempercepat proses pengolahan lahan, yang pada akhirnya menjaga stabilitas produksi padi Indramayu agar tetap surplus setiap tahun.

Dengan luas sawah sekitar 126.000 hektare, kebutuhan alat pertanian modern menjadi keharusan. “Luas lahan sebesar ini tentu memerlukan lebih banyak alsintan agar percepatan musim tanam bisa terlaksana,” tegasnya

Baca juga  Kepala Desa (Kuwu) Baru Bukan Raja Desa: RT dan RW Tak Bisa Diganti Sembarangan, Ini Aturan Hukumnya

Pemotongan Dana Daerah Jadi Tantangan

Di sisi lain, Pemkab Indramayu masih kesulitan memenuhi seluruh kebutuhan petani karena keterbatasan anggaran daerah. Pemotongan dana transfer ke daerah sebesar Rp344 miliar untuk tahun 2026 membuat ruang fiskal semakin sempit.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga layanan untuk petani melalui kerja sama lintas instansi dan pemerintah pusat.

Kebutuhan Alsintan Masih Ribuan Unit

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu, Sugeng Heriyanto, mengungkapkan bahwa jumlah alsintan yang tersedia masih jauh dari ideal. Dalam lima tahun terakhir, Indramayu baru menerima 600–800 unit traktor, baik dari program pusat, provinsi, maupun hibah.

Baca juga  Penyegelan Kantor Desa Sukaslamet: Ketegangan Meninggi, Kuwu Rajudin Siap Laporkan Polisi

Dengan asumsi satu traktor hanya mampu mengolah 20 hektare, kebutuhan alat untuk menggarap seluruh lahan sawah Indramayu mencapai ribuan unit. “Permasalahan kita jelas: jumlah alsintan tidak sebanding dengan kebutuhan. Kita perlu ribuan traktor untuk mengejar kecepatan olah tanah,” ungkap Sugeng.

Ia berharap bantuan dari pemerintah pusat terus mengalir agar petani Indramayu tidak tertinggal dalam proses modernisasi pertanian. “Ini untuk kemajuan pertanian kita bersama,” katanya. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pemkab Diam, Aksi Nyata Bripka Rusmanto Turun Tangan: Uang Pribadi Lawan Banjir

Indramayu

Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!

Hukum

Korupsi Dana Pendidikan: Kejari Indramayu Tak Berani Menyentuh Atas, Cukup Kambing Hitam Bawahan

Ekonomi

Alasan KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak Pantura: Ancaman Pengangguran dan Kemiskinan di Indramayu

Hukum

LBH Ghazanfar: Pusaran Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah dan Transportasi Rp 18 Miliar, Bisa Seret Anggota Badan Anggaran DPRD Indramayu

Indramayu

SMSI Indramayu Minta BPK Audit Bawaslu Indramayu

Indramayu

Daftar Pengemplang Kredit Macet BPR Karya Remaja, Ada Anggota DPRD Masuk Daftar

Indramayu

Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka