Suaradermayu.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu pada 10 Desember 2025, sejumlah tokoh mulai menyatakan kesiapan untuk ikut berkompetisi. Salah satu yang kini mencuri perhatian masyarakat adalah Hendi Mulyadi Ajidin, bakal calon Kuwu dari Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu.
Melalui poster bertuliskan “Mohon Do’a Restu dan Dukungan,” Hendi memperkenalkan diri kepada warga sebagai calon pemimpin yang siap mengabdi dengan semangat perubahan, transparansi, dan pelayanan publik yang lebih baik.
Semangat Pengabdian dan Nilai Keluarga
Dalam wawancaranya bersama Suaradermayu.com, Hendi Mulyadi menuturkan bahwa langkahnya maju di Pilwu didorong oleh niat tulus untuk memperkuat pelayanan dan pembangunan di tingkat desa. Ia ingin menjadikan Desa Singaraja sebagai desa yang maju, religius, dan berdaya saing.
“Saya maju bukan untuk mencari kekuasaan, tapi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Saya ingin menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, transparan, dan benar-benar melayani rakyat kecil,” ujar Hendi, Sabtu (5/10/2025).
Hendi juga mengungkapkan bahwa semangat pengabdiannya tidak lepas dari nilai-nilai yang ia pelajari sejak kecil dari keluarganya. Ia merupakan adik kandung dari Hj. Anna Sophanah, mantan Bupati Indramayu yang dikenal religius, tegas, dan dekat dengan masyarakat.
“Saya banyak belajar dari keluarga, terutama dari kakak saya, Bu Anna. Beliau memberi teladan bahwa menjadi pemimpin berarti siap melayani rakyat dengan hati dan tanggung jawab,” katanya.
Visi dan Program Unggulan
Hendi membawa visi besar: “Mewujudkan Desa Singaraja yang Maju, Religius, dan Transparan.”
Visi itu diwujudkan dalam tiga fokus utama program pembangunan:
1. Pemberdayaan ekonomi masyarakat – melalui dukungan terhadap UMKM, kelompok tani, dan usaha kecil agar lebih produktif dan mandiri.
2. Peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) – dengan pelatihan keterampilan dan literasi digital untuk generasi muda.
3. Pembangunan infrastruktur yang merata dan terbuka – memastikan setiap proyek desa dilakukan transparan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.
“Setiap rupiah dari anggaran desa harus jelas pemanfaatannya. Pemerintahan yang baik itu yang terbuka dan bisa diawasi oleh rakyat,” tegas Hendi.
Dukungan dari Tokoh dan Warga Desa
Langkah Hendi maju dalam Pilwu Singaraja 2025 mendapat sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat. Banyak warga menilai dirinya sebagai sosok yang santun, mudah diajak berkomunikasi, dan aktif dalam kegiatan sosial.
“Pak Hendi orangnya sederhana tapi tegas. Ia sering turun langsung membantu warga tanpa pamrih. Kami yakin beliau bisa membawa perubahan bagi Singaraja,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain dukungan masyarakat, keluarga besar Hj. Anna Sophanah juga memberikan restu penuh terhadap langkah politik Hendi. Meski begitu, ia menegaskan bahwa perjuangannya tidak bergantung pada nama besar keluarga.
“Nama besar keluarga adalah amanah, bukan modal. Saya ingin masyarakat percaya karena program dan kerja nyata saya, bukan karena siapa saudara saya,” ungkapnya.
Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pilwu
Menjelang hari pemungutan suara Pilwu pada 10 Desember 2025, Hendi mengajak masyarakat Desa Singaraja untuk menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan menjaga keamanan selama proses demokrasi desa berlangsung.
“Berbeda pilihan itu wajar, tapi jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah. Pilwu harus menjadi pesta demokrasi yang damai dan bermartabat,” katanya.
Ia juga berharap Pilwu 2025 bisa melahirkan pemimpin yang benar-benar dicintai rakyat dan mampu membawa kemajuan nyata bagi desa.
“Saya mohon doa dan dukungan seluruh warga Singaraja. Insyaallah, bersama-sama kita wujudkan desa yang lebih maju, religius, dan bermartabat,” pungkasnya.


























