Home / Daerah / Ekonomi / Indramayu

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:20 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Kompensasi Penyapu Koin di Kali Sewo, Bupati Lucky Hakim Diminta Mendata

Kolase : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan penyapu koin di jalan Indramayu-Subang

Kolase : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan penyapu koin di jalan Indramayu-Subang

Suaradermayu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan skema kompensasi bagi warga yang selama ini mencari koin di kawasan Jembatan Kali Sewo, jalur Pantura. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan warga sekaligus kelancaran arus mudik Lebaran.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Indramayu diminta melakukan pendataan terhadap para penyapu koin tersebut. Pendataan menjadi langkah awal sebelum pemberian kompensasi selama periode puncak arus mudik dan arus balik.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan itu kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan mencari solusi atas tradisi mencari koin yang sudah berlangsung puluhan tahun di Kali Sewo.

Baca juga  Gerindra Indramayu Ancam Cabut Dukungan untuk Lucky Hakim, Ini Responsnya

Permintaan itu disampaikan Dedi usai kegiatan pemberian kompensasi kepada ratusan tukang becak yang diminta libur sementara selama arus mudik di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Dedi, tradisi mencari koin di Kali Sewo terjadi karena sejumlah pengendara sengaja melempar uang logam ke sungai atau pinggir jalan, kemudian warga berebut mengambilnya. Aktivitas ini kerap terjadi setiap musim tertentu dan sudah berlangsung lama.

Namun, kegiatan tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam selama musim mudik Lebaran. Kondisi jalur Pantura yang padat dikhawatirkan membahayakan warga yang berada di dekat jalan raya.
Selama ini, aparat kepolisian kerap melakukan penertiban terhadap warga yang turun ke jalan untuk mencari koin. Meski demikian, setelah dibubarkan, aktivitas tersebut sering kembali terjadi sehingga persoalan terus berulang.

Baca juga  Kejati Jabar Ungkap Rp3 Miliar Titipan Jadi Barang Bukti Kasus Dugaan Korupsi BPR Karya Remaja

Karena itu, Pemprov Jawa Barat memilih pendekatan berbeda dengan menyiapkan kompensasi agar warga tidak perlu lagi turun ke jalan selama masa mudik.

“Saya coba pikirkan alternatif, kita kasih kompensasi selama musim mudik supaya mereka tidak melakukan aktivitas itu dulu,” ujar Dedi.

Rencana penghentian sementara aktivitas penyapu koin ini akan diterapkan selama puncak arus mudik dan arus balik Lebaran, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan bersama.

Baca juga  Pelantikan Kepala Daerah Dilaksanakan 6 Februari 2025, Termasuk Indramayu

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa aktivitas warga di pinggir jalan saat arus mudik sangat berbahaya. Selain berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, keselamatan warga menjadi perhatian utama pemerintah.

“Yang paling dikhawatirkan adalah keselamatan warga yang berada di pinggir jalan, karena saat arus mudik jumlah kendaraan sangat banyak,” ujarnya.

Dengan adanya pendataan dan rencana pemberian kompensasi tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang turun ke jalan untuk mencari koin selama periode mudik. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan arus lalu lintas di jalur Pantura tetap lancar. (Faisal)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dr. Khalimi Kembali Nahkodai DPC PERADI SAI Indramayu Raya

Indramayu

Marak Kost Per Jam Diduga Sarang Prostitusi, Warga Singajaya Geram, Pemdes Diminta Bertindak

Ekonomi

LBH Ghazanfar Sebut Bupati Lucky Hakim Tak Becus: Kelangkaan Gas 3 Kg di Indramayu Barat Dibiarkan Memburuk

Indramayu

KH Ibnu Ubaidillah Bilal Sambut Positif Perbup Pesantren: Perkuat Peran Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan dan Dakwah

Indramayu

Ady Setiawan Mundur dari Dirut PDAM Tirta Darma Ayu, Ini Alasannya

Indramayu

Aroma Dugaan Korupsi di PDAM Indramayu Terendus, Bupati Nina Beri Peringatan Keras Ke Mantan Direktur Utama

Indramayu

Dugaan Intimidasi Pasca-Pilwu Singajaya, Anggota DPRD Jabar Hilal Hilmawan Disorot

Ekonomi

Jelang Operasional Koperasi Merah Putih, Khalimi Minta MA dan Kementerian Koperasi Lindungi Nasabah Penyimpan