Home / Indramayu

Sabtu, 23 November 2024 - 16:02 WIB

ATJ Geruduk Bawaslu Indramayu, Tuntut ASN dan Kuwu Netral

Suaradermayu.com – Ratusan massa yang yang tergabung dalam Aliansi Topi Jerami (ATJ) kembali menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu, Kamis (21/11/24).

Aksi massa diawali dari titik kumpul Tugu Perjuangan, sembari membawa beragam spanduk dan mobil komando, mereka kemudian bergerak menuju Kantor Bawaslu Indramayu di Jalan Jendral Ahmad Yani, Lemahabang, Kota Mangga.

Dalam aksinya massa membawa beberapa poin tuntutan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para kepala desa pada Pilkada Indramayu 2024, mengingat praktik netralitas tersebut sudah bukan menjadi rahasia umum dan lebih fulgar dipertontonkan di beberapa kanal media sosial.

Baca juga  Begini Respon Ketua Bawaslu Indramayu Dilaporkan ke KPK Atas Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 20 M

Mereka juga menuntut kepada DPRD Indramayu, agar segera turun tangan memanggil Bawaslu terkait semakin brutalnya perilaku pelanggaran ASN.

Massa juga mendesak Pjs Bupati Indramayu harus pro aktif dalam memastikan netralitas ASN.

Kemudian proses hukum oknum wartawan penyebar hoax pernyataan Lucky Hakim.

Massa ATJ mendesak Bawaslu Indramayu agar menjalankan tugas pengawasan yang lebih ketat terhadap dugaan pelanggaran yang terus terjadi tanpa tindak lanjut yang jelas.

Mereka menilai, berbagai pelanggaran yang sudah dilaporkan ke Bawaslu—termasuk penggunaan dana APBD dan Dana Desa (DD) oleh bupati petahana untuk intimidasi terhadap camat dan kepala desa (kuwu)—belum mendapat perhatian serius.

Baca juga  Terbuka untuk Umum, PKB Indramayu Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil

“Sudah berulang kali kami laporkan, tapi tidak ada respons. Kami ingin Bawaslu tidak hanya diam,” seru salah satu orator dalam aksi tersebut.

Kecewa dengan sikap Bawaslu yang dianggap lamban dan tidak becus, para pendemo menuntut adanya sanksi tegas terhadap semua pihak yang terlibat, baik yang terbukti melanggar maupun tidak.

Mereka khawatir jika dibiarkan, praktik curang ini akan merusak proses demokrasi dan menodai integritas Pemilu di Indramayu.

Meski aksi ini berjalan damai, ketegangan sempat terjadi antara pendemo dan aparat kepolisian yang berjaga. Petugas sempat berusaha membubarkan massa, namun situasi akhirnya berhasil dikendalikan.

Baca juga  Isu Rangkap Jabatan Jadi Perhatian KPK, Praktik Serupa Ditemukan di Daerah

Sayangnya, kedatangan massa ATJ tidak direspon oleh para komisoner Bawaslu Indramayu. Mereka ogah menemui para pengunjuk rasa, hingga semakin memanaskan situasi.

Meski demikian, para pengunjuk rasa tetap bertahan di lokasi. Berharap Bawaslu segera memberikan penjelasan atau membuka ruang dialog untuk menerima aspirasi mereka.

“Kami sudah lama menunggu, namun tidak ada perwakilan dari Bawaslu yang datang. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak serius dalam menangani masalah ini,” kata pendemo.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bawaslu Indramayu belum memberikan klarifikasi terkait tuntutan yang diajukan oleh para pendemo.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dor! Residivis Pelaku Curanmor di Indramayu Ditembak, 12 Pelaku Dimankan

Sorotan

LBH Ghazanfar: RSUD Indramayu Bermain-main dengan Nyawa Pasien Miskin BPJS PBI

Edukasi

H. Saprudin Ditunjuk sebagai Penasihat Hukum Tersangka Curanmor Asal Indramayu di Magelang

Indramayu

Kapolres Indramayu Kunjungi Keluarga Korban Putri Apriyani, Pastikan Bripda Alvian Sudah Ditangkap

Indramayu

Banjir Kepung Pusat Kota Indramayu, BPBD: Drainase Kota Tak Mampu Tampung Genangan Air

Indramayu

Kelicikan Oknum Penyidik dan Jaksa Manipulasi Hasil Sidik Jari di Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Tega Banget

Indramayu

Toni RM Duga Penyidik Polres Indramayu Hilangkan Chat WhatsApp dan 2 SIM Card Terdakwa Ririn

Ekonomi

Ingin Jadi Direktur BUMD? 12 Nama Ini Siap Berebut Kursi Panas PT. BWI Indramayu