Home / Terpopuler

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:17 WIB

Fraksi PKB DPRD Indramayu Soroti Buruknya Layanan Kesehatan dan Pendidikan dalam Sidang Paripurna

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu

Suatadermayu.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Indramayu mengkritik keras layanan kesehatan dan kondisi pendidikan dalam sidang paripurna laporan hasil reses masa persidangan I tahun 2025, Kamis (27/02/2025).

Anggota DPRD Indramayu dari Fraksi PKB, Sadar, S.Pd., dengan tegas mengungkap berbagai permasalahan yang dikeluhkan masyarakat, mulai dari buruknya pelayanan BPJS Kesehatan hingga banyaknya sekolah yang mengalami kerusakan.

Dalam sidang tersebut, Sadar menyoroti ketimpangan pelayanan kesehatan yang dialami masyarakat pengguna BPJS, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit umum daerah (RSUD).

Baca juga  5.635 Kasus HIV/AIDS Terdeteksi di Indramayu, Pemkab Perluas Layanan dan Genjot Edukasi Publik

“Kami menemukan banyak warga yang datang ke IGD dengan BPJS Kesehatan, tetapi tidak dilayani secara optimal. Ironisnya, mereka justru mendapat pelayanan lebih baik di rumah sakit swasta meskipun menggunakan fasilitas BPJS yang sama,” ungkapnya.

Selain itu, Fraksi PKB juga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pemutihan tunggakan BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Menurut Sadar, banyak warga yang kesulitan membayar premi akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tekanan ekonomi.

Baca juga  Di Bawah Langit Kuningan, Anak Siaga Berjanji: SDN 1 Srengseng Gelar Pesta Siaga Pramuka Penuh Semangat

“Saat ini, premi BPJS harus dibayar satu keluarga sekaligus. Ini jelas memberatkan masyarakat kecil. Kami meminta pemerintah daerah bertindak agar beban rakyat tidak semakin berat,” tambahnya.

Tak hanya sektor kesehatan, Fraksi PKB juga menyoroti kondisi sekolah-sekolah di Indramayu yang memprihatinkan. Berdasarkan hasil reses, ditemukan banyak ruang kelas yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

“Pendidikan adalah kunci peradaban. Jika bangunan sekolah saja tidak layak, bagaimana kita bisa menciptakan generasi unggul? Ini bukti nyata ketidakpedulian pemerintah daerah terhadap masa depan anak-anak kita,” tegas Sadar dengan nada geram.

Baca juga  Polres Indramayu Selidiki Dugaan Bullying Murid SDN 3 Lemahmekar Akibat Tunggakan LKS

Menurutnya, pemerintah daerah harus menjadikan perbaikan gedung sekolah sebagai prioritas utama demi menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kualitas belajar siswa.

Selain itu, Fraksi PKB juga menekankan pentingnya kesejahteraan guru. Mereka menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pendidikan yang harus mendapatkan perhatian lebih agar dapat menjalankan tugasnya secara maksimal.

Dengan berbagai permasalahan yang diungkap, Fraksi PKB mendesak Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani krisis layanan kesehatan dan pendidikan

Share :

Baca Juga

Terpopuler

320.000 Ijazah Siswa SMA Swasta di Jabar Ditahan, Dedi Mulyadi Soroti Penggunaan Bantuan Rp 600 Miliar

Terpopuler

Postingan Pengacara Toni RM Soal Menu MBG Ubi–Apel Berbuah Sanksi, BGN Hentikan SPPG Krangkeng Indramayu

Indramayu

Mayat Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Indramayu

Sorotan

Pertamina Bangun Jalan Alternatif Sukaurip–Sukareja Tanpa Drainase, Toni RM: Memalukan

Terpopuler

Griya Aswaja Indramayu: Menjaga Tradisi NU dan Membangun Peradaban Keislaman

Terpopuler

Korban Berjatuhan di Jalan Ir H Juanda Indramayu, Warga Tanami Pohon Palem, Pemkab Bisa Digugat

Indramayu

Dedi Mulyadi Turun Tangan, PMI Indramayu Nurlaela Depresi 5 Tahun Akhirnya Dirujuk ke RS Jiwa

Teknologi

Dukung Program De-Kat, Dishub Indramayu Rutin Lakukan Pemeliharaan PJU di Ruas Jalan