Home / Terpopuler

Kamis, 2 Januari 2025 - 12:15 WIB

Petani Wanantara Desak Distribusi Pupuk Bersubsidi Langsung ke Desa, Sugeng Heryanto: Sudah Ditindaklanjuti

Para petani Desa Wanantara Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu menggelar musyawarah terkait pupuk subsidi

Para petani Desa Wanantara Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu menggelar musyawarah terkait pupuk subsidi

Suaradermayu.com – Para petani Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, mendesak agar distribusi pupuk bersubsidi dilakukan langsung ke desa mereka. Mereka berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu pada Senin, 6 Januari 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, menyatakan telah menindaklanjuti permintaan tersebut.

“Terima kasih atas informasinya, kami akan menyampaikan hal ini kepada PI, distributor, dan mitra kios yang bertanggung jawab menyalurkan pupuk bersubsidi,” kata Sugeng kepada suaradermayu.com, Kamis (2/1/2025).

Baca juga  Polres Indramayu Razia Tempat Karaoke Jelang Natal dan Tahun Baru

Sugeng menjelaskan bahwa evaluasi dan masukan dari petani sudah disampaikan ke pihak Pupuk Indonesia (PI) dan lembaga terkait.

“Hasil evaluasi dan masukan para petani sudah kami sampaikan ke PI dan jajarannya yang berwenang menyalurkan pupuk bersubsidi,” lanjutnya.

Protes ini dilatarbelakangi oleh keluhan petani terkait distribusi pupuk subsidi yang dianggap tidak merata dan sulit diakses. Amirrudyn (40), perwakilan petani, mengatakan bahwa pendistribusian langsung ke Desa Wanantara akan mempermudah akses petani.

Baca juga  Indramayu Tempat Ramah bagi Investor, Pabrik Sepatu PT. SBL Resmi Berdiri di Krangkeng

“Kami ingin pupuk subsidi bisa langsung dibeli di desa sendiri, tidak perlu ke tempat lain,” ujarnya pada Rabu (1/1/2025).

Amirrudyn juga menyebutkan bahwa petani kerap mengalami hambatan saat berdialog dengan distributor. “Kami sudah beberapa kali bertemu dengan distributor, tapi selalu dipersulit dengan alasan yang dibuat-buat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Warnidah, seorang petani lainnya, mengungkapkan kesulitan yang dialami menjelang musim tanam akibat harus mencari pupuk subsidi di desa lain. “Distribusi pupuk subsidi seolah tidak transparan. Ratusan petani di desa kami harus mencari pupuk ke tempat lain, yang jelas menyulitkan kami,” keluh Warnidah.

Baca juga  Marak! Preman Intimidasi Pengusaha di Lingkungan PT Pertamina Balongan, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Aksi Petani Mendapat Dukungan

Rencana aksi unjuk rasa ini menjadi perhatian, baik dari kalangan petani maupun pemerintah daerah. Petani berharap distribusi pupuk bersubsidi lebih efektif dan transparan, sehingga mampu mendukung produktivitas pertanian mereka.

Sementara itu, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menegaskan akan terus berupaya mencari solusi terbaik demi memastikan kebutuhan petani terpenuhi dengan baik.

 

 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Aturan Baru BBM Subsidi 2026: Pembelian Dibatasi Maksimal 50 Liter per Hari

Daerah

Diduga Pungli dan Langgar Kode Etik, Oknum Polres Cirebon Kota Dilaporkan ke Propam

Edukasi

Tiga Orang Geng Motor Pembacok Polisi di Indramayu Ditetapkan Tersangka

Terpopuler

Jadi Penguji Kompetensi Penyidik, Putra Asli Indramayu Terima Penghargaan Mabes Polri

Daerah

KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak Pantura di Perhutani: Abaikan Keadilan Petambak dan Ancam Lingkungan

Terpopuler

Babak Baru! Polisi Terbitkan LP Kasus Dugaan Penyekapan Pekerja J&T Sunter, Toni RM: Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Terpopuler

Hari Pers Nasional 2025: Peran Strategis Media dalam Ketahanan Pangan

Indramayu

Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!