Suaradermayu.com – Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti mengungkapkan kronologi peristiwa maut 4 orang tenggelam di Pantai Cemara Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu pada Minggu (12/5/2024).
“Dalam peristiwa itu, korban meninggal dunia bernama Suntono (46), warga Semirang Kecamatan Jatibarang. Sedangkan korban yang selamat AUS (10) merupakan anak dari Suntono, EZS (11) dan MZA (10),” kata Asep, Senin (13/5/2024).
Asep menceritakan detik-detik tenggelamnya empat orang bermula saat mereka berwisata di Pantai Cemara Balongan. Ketiga anak berenang di jarak 7 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 1,5 meter. Tanpa mereka disadari ketiga anak tersebut terseret ombak hingga di kedalaman air 3 meter.
“Suntono saat itu melihat anaknya dan kedua temannya terseret ombak dan tenggelam, bergegas berusaha menyelamatkan mereka sambil meminta pertolongan ke tim SAR dan pengunjung. Suntono ini tidak bisa berenang. Sayang, Suntono malah turut terbawa arus dan tenggelam,” tuturnya.
Pengunjung dan tim SAR saat itu turut membantu mengevakuasi ketiga anak dan Suntono ke bibir pantai. Keempatnya diberikan pertolongan pertama oleh pengunjung lalu di evakuasi ke Rumah Sakit Bumi Patra Singajaya Indramayu untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Sayang, Suntono setelah mendapatkan perawatan medis menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan ketiga anak tersebut selamat, masih dalam perawatan,” ujar dia.
“Pihak keluarga Suntono mengikhlaskan atas kejadian tersebut dan menolak janazahnya dilakukan autopsi,” tambahnya.
Atas peristiwa maut tersebut, kata Asep, Pantai Cemara Balongan untuk sementara waktu ditutup. Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.


























