Suaradermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Timur. Dalam operasi senyap tersebut, sebanyak 16 orang diamankan, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Penangkapan ini dilakukan tim penindakan KPK pada Jumat (10/4/2026) dan langsung mengejutkan publik serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim di lapangan mengamankan sejumlah pihak, termasuk kepala daerah aktif.
“Tim mengamankan 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung,” ujar Budi.
Namun hingga saat ini, KPK belum merinci perkara yang menjerat Gatut Sunu Wibowo. Baik terkait dugaan tindak pidana korupsi, konstruksi kasus, maupun barang bukti yang turut diamankan dalam operasi tersebut masih belum dipublikasikan.
KPK menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung. Tim penyidik disebut masih berada di lapangan untuk mendalami kasus serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan setelah pemeriksaan awal.
Gatut Sunu Wibowo sendiri diketahui merupakan Bupati Tulungagung hasil Pilkada 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2019–2023.
Dalam perjalanan politiknya, Gatut juga sempat berpindah dari PDIP ke Partai Gerindra sebelum kontestasi pilkada. Selain dikenal sebagai politisi, ia juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha toko bangunan.
OTT ini menambah daftar panjang kepala daerah di Jawa Timur yang terjerat operasi tangkap tangan KPK dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, KPK masih belum memberikan keterangan lanjutan terkait konstruksi lengkap perkara yang menyeret 16 orang tersebut. (Moh. Ali)


























