Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:21 WIB

Indramayu Serius Garap Pariwisata Digital: Pulau Biawak hingga Ngarot Siap Go Nasional

Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri 
kegiatan Forum Penguatan Pemberdayaan Potensi Destinasi dan Digitalisasi Pariwisata yang berlangsung di Hotel Gardena Jatibarang, Kamis (24/7/2025).

Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri kegiatan Forum Penguatan Pemberdayaan Potensi Destinasi dan Digitalisasi Pariwisata yang berlangsung di Hotel Gardena Jatibarang, Kamis (24/7/2025).

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu makin serius menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi lokal berbasis potensi budaya dan alam. Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Forum Penguatan Pemberdayaan Potensi Destinasi dan Digitalisasi Pariwisata yang berlangsung di Hotel Gardena Jatibarang, Kamis (24/7/2025).

Forum tersebut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan strategis, antara lain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pelaku industri pariwisata, akademisi, tokoh masyarakat, hingga komunitas kreatif.

Bupati Lucky Hakim: “Indramayu Punya Potensi Wisata Luar Biasa”

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan bahwa kekayaan destinasi di Indramayu bukan sekadar panorama, tapi juga representasi identitas lokal yang unik dan berdaya saing.

“Kita punya Pulau Biawak, Pantai Karangsong, Tirtamaya, dan berbagai destinasi unggulan. Belum lagi warisan budaya seperti Tari Topeng Mimi Rasinah dan Tradisi Ngarot, semuanya adalah kekuatan otentik kita,” ujarnya penuh semangat.

Baca juga  Banjir Besar Ancam Indramayu! Sungai Cimanuk Meluap, Warga Diminta Siaga

Lucky menilai forum ini menjadi titik tolak untuk menyatukan visi dan langkah konkret dalam pengembangan sektor pariwisata secara inklusif dan digital.

“Ini saatnya kita melangkah bersama. Antara pemerintah pusat, daerah, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat. Semua harus bersinergi membangun pariwisata berbasis budaya dan teknologi,” tambahnya.

Implementasi Perda Kepariwisataan Nomor 12 Tahun 2024

Forum ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, yang mengatur pembangunan pariwisata secara sistematis, terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menekankan pentingnya kelembagaan yang kuat, penguatan SDM lokal, serta promosi digital yang tepat sasaran. Digitalisasi pariwisata menjadi kunci dalam menarik generasi muda dan wisatawan milenial.

Baca juga  Liburan Tanpa Izin & Keputusan Kontroversial: 3 Kepala Daerah Disanksi Kemendagri

Kemenparekraf & UNJ Dukung Penuh Pengembangan Digital Tourism

Kehadiran Kemenparekraf dan UNJ disambut antusias karena membawa dukungan teknis, riset, dan pendekatan akademik dalam memperkuat sektor pariwisata di Indramayu. Fokus utama pengembangan mencakup:

Edu-agro tourism

Warisan budaya lokal (heritage)

Zona pariwisata kawasan Rebana

UNJ juga menyampaikan kesiapannya untuk melakukan pendampingan SDM pariwisata, pelatihan digitalisasi, hingga pemetaan potensi desa wisata berbasis data ilmiah.

Pulau Biawak, Ngarot, dan Tari Topeng Siap Go Nasional

Dengan pengelolaan yang profesional dan promosi digital yang masif, ikon wisata seperti Pulau Biawak dan Tradisi Ngarot dinilai berpeluang besar menembus pasar nasional, bahkan internasional. Digitalisasi ini juga akan memberi ruang lebih luas bagi UMKM lokal untuk tumbuh bersama sektor pariwisata.

Baca juga  KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Dugaan Pemerasan RPTKA di Kemenaker

“Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tapi juga soal cerita, pengalaman, dan keterlibatan masyarakat. Digitalisasi akan memperluas dampaknya,” jelas perwakilan Kemenparekraf dalam forum.Indramayu Menuju Destinasi Unggulan Nasional

Bupati Lucky menegaskan bahwa Indramayu siap menjadi pusat pariwisata unggulan di kawasan Rebana, dengan menonjolkan kearifan lokal, kekuatan budaya, dan sentuhan digital.

“Kami akan terus membuka ruang dialog, mendorong inovasi, dan menyusun kebijakan yang pro-pariwisata. Apa yang kita bicarakan hari ini akan jadi strategi masa depan Indramayu,” pungkasnya.

Kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, melainkan awal dari transformasi besar sektor pariwisata Indramayu. Diharapkan hasil forum ini menjadi peta jalan konkret dalam mewujudkan Indramayu sebagai destinasi unggulan nasional yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Santri NU Indramayu Tunjukkan Kreativitas! Festival Mural Warnai Peringatan Hari Santri 2022

Indramayu

Kasus Pembunuhan Paoman Dianggap Belum Tuntas: H. Muhaemin Adukan Masih Ada Pelaku Lain ke Polres Indramayu

Indramayu

Wangi dan Manisnya Mangga Gedong Gincu Indramayu Menggoda Ibukota

Indramayu

Hendry CH Bangun Kukuhkan Plt Ketua PWI se-Jawa Barat di Indramayu, Bukti Soliditas Pers Nasional

Indramayu

Rekayasa Bukti Terungkap! CCTV Kasus Paoman Dimanipulasi — LBH Ghazanfar Desak Propam Polri Copot Kasat Reskrim Polres Indramayu

Indramayu

Dugaan Korupsi Asrama Haji Indramayu, Wamenhaj RI Tindaklanjuti Temuan Proyek Mangkrak

Indramayu

Kasus Rumah Tangga Berujung Etik, Anggi Noviah Dilaporkan ke BK DPRD Indramayu

Indramayu

Warga Geger Penemuan Mayat Lansia di Irigasi Desa Bugis, Anjatan Indramayu