Home / Terpopuler

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:58 WIB

Dulu Hidup di Tenda Robek, Kini Heri Sujati Tinggal di Rumah Baru Berkat BAZNAS Indramayu!

Suaradermayu.com – Kisah inspiratif datang dari Kabupaten Indramayu. Heri Sujati, warga yang selama bertahun-tahun tinggal dalam tenda plastik rapuh, akhirnya bisa menikmati kenyamanan hidup di rumah layak huni berkat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu.

Selama ini, Heri hidup dalam kondisi memprihatinkan. Tempat tinggalnya hanyalah tenda darurat yang nyaris roboh, beratap plastik dan beralaskan tanah. Saat hujan turun atau angin kencang menerjang, hidupnya penuh risiko dan ketidaknyamanan. Namun kini, nasibnya berubah drastis.

Baca juga  Satpol PP Indramayu Amankan Puluhan Pelajar saat Pesta Miras dan Aktivitas Judi Online di Kolong Jembatan Cimanuk

Bantuan rumah layak huni ini merupakan wujud nyata dari program REANG (Rakyat Indramayu Harus Sejahtera dan Nyaman) yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Program ini fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekstrem.

Baca juga  Wabup Indramayu Sidak Toserba dan Pasar Jatibarang, Pastikan Ketersediaan Barang Jelang Idul Fitri

“Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kepedulian dan perhatian. Saya sangat bersyukur, dan berterima kasih kepada semua pihak, khususnya BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ungkap Heri Sujati haru.

Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal penyaluran zakat, melainkan juga membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat miskin.

“Heri Sujati menjadi simbol harapan baru bagi warga miskin lainnya. Bantuan ini diharapkan memberi semangat kepada mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan untuk tetap berjuang dan percaya bahwa perubahan itu nyata,” tegasnya.

Baca juga  Begini Penjelasan Dirut PDAM Soal Poster Bupati Nina dan Dirinya di Tengah-tengah Halalbihalal PCNU Indramayu

Program bantuan rumah layak huni ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indramayu. Semangat REANG terus digaungkan sebagai bukti bahwa pemerintah dan BAZNAS hadir memberikan solusi nyata, bukan sekadar janji.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

CCTV Terpotong-potong dan Buram di Sidang Paoman Indramayu, LBH Ghazanfar: Oknum Polisi dan Jaksa Sengaja Tutupi Pelaku Asli Pembunuhan

Edukasi

Polisi Indramayu Gencar Tangkapi Pengedar Obat Terlarang, Kini Ringkus 2 Pria

Terpopuler

3 Tahun Menggantung, PPA Polres Indramayu Dinilai Tidak Becus Tangani Kasus Kekerasan Anak

Hukum

LBH Ghazanfar Desak Propam Polri Seret & Periksa Oknum Anggarani Pengaruhi Terdakwa Priyo di Kasus Paoman Indramayu

Terpopuler

Pemerintah Wajibkan Pengecer LPG 3 Kg Daftar Sebagai Pangkalan Resmi

Terpopuler

Mahfud MD Apresiasi Kejagung Bongkar Korupsi Rp 193,7 Triliun di Pertamina, Sebut Dapat Restu Presiden Prabowo
Kolase foto: Para korban pembunuhan, Budi Awaludin (45), istrinya Euis Juwita (43), dua anak mereka berinisial RK (7) dan bayi B (8 bulan), serta ayah korban, H. Sahroni (76) (kiri) Polisi saat konferensi pers (kanan atas) Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto kanan bawah)

Terpopuler

Polisi vs Ririn dan Priyo: Detik-detik Pembantaian Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Terpopuler

Ancaman Narkoba Makin Serius, BNN Kerahkan 1.818 Fasilitator P4GN hingga Desa