Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:25 WIB

Underpass BH.421 Jatibarang Akan Ditingkatkan, Proyek Strategis Atasi Kemacetan dan Banjir di Indramayu

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan koordinasi dengan Pemkab Indramayu resmi memulai tahapan perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang, Kamis (17/7/2025).

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan koordinasi dengan Pemkab Indramayu resmi memulai tahapan perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang, Kamis (17/7/2025).

Suaradermayu.com – Harapan panjang masyarakat Jatibarang, Kabupaten Indramayu, untuk terbebas dari kemacetan dan genangan banjir segera terwujud. Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan resmi memulai tahapan perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang, Kamis (17/7/2025).

Perencanaan ini dikoordinasikan oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung dan menjadi bagian dari program strategis nasional untuk mendukung kelancaran arus kendaraan serta keselamatan jalur kereta api. Lokasi proyek berada di jalur antara Stasiun Jatibarang hingga Stasiun Telagasari, salah satu titik rawan macet dan tergenang saat hujan lebat.

Bupati Indramayu: Aspirasi Lama yang Segera Terwujud

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam sambutannya menyatakan bahwa proyek ini adalah cita-cita masyarakat Indramayu yang sudah lama dinantikan.

Baca juga  Kasus Miras Oplosan di Indramayu: Tiga Orang Tewas, Penjual Diamankan

“Meskipun jalannya bagus, tapi kalau sempit dan rawan banjir tetap akan macet. Ini adalah solusi nyata untuk masyarakat,” ujar Bupati Lucky.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu siap memberikan dukungan penuh, baik secara teknis maupun dari sisi anggaran darurat bila diperlukan. Dukungan tersebut meliputi perbaikan sistem drainase dan pengamanan jalan dari potensi kerusakan pasca-proyek.

Proyek Ditargetkan Mulai Konstruksi Awal 2026

Perwakilan dari DJKA, Sofyan, menyebut bahwa proyek ini telah diinisiasi sejak 2019 oleh DPRD Indramayu, dan mulai mendapatkan perhatian serius pada 2024.

Baca juga  Bupati Lucky Tak Mau Kecolongan! 2.168 Tanah Pemkab Langsung Disikat Sertifikat

Target utama proyek ini antara lain:

Mengurangi kemacetan lalu lintas,

Meminimalisasi risiko banjir,

Meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan kereta api.

Sofyan menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan ditargetkan rampung Januari 2026, agar proses konstruksi bisa dimulai pada Februari 2026 dengan estimasi durasi pembangunan 10 bulan.

Dampak Sosial dan Rekayasa Lalu Lintas Akan Diantisipasi

Pembangunan underpass akan berdampak pada sejumlah properti warga, terutama di sisi jalur arah Indramayu. Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah sangat krusial, khususnya terkait:

Pembebasan lahan,

Baca juga  Satresnarkoba Polres Indramayu Tangkap Dua Pengedar Sabu di Gabuswetan

Pengadaan rumah pompa pasca-proyek,

Pengelolaan operasional dan perawatan jalan underpass,

Rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan sementara selama proses konstruksi.

Kepala BTP: Butuh Dukungan Sosial Masyarakat

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Endang Setiawan, menekankan pentingnya dukungan sosial dari warga selama proyek berlangsung.

“Penutupan jalan akan menimbulkan gesekan sosial jika tidak disiapkan jalur alternatif. Maka kami mohon kerja sama semua pihak agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal,” tegas Endang.

Ia memastikan bahwa desain proyek sudah final dan tidak akan mengalami perubahan signifikan. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, proyek ini diharapkan memberi dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah Indramayu dan sekitarnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pemkab Indramayu Minta Pengosongan Graha Pers, Wartawan : Kami Tidak Pernah Diajak Bicara

Edukasi

Abah Ibing Ajak Warga Singaraja Bersatu Usai Pilwu: Damai Itu Indah, Bersatu Itu Ibadah

Indramayu

Warga Geruduk Galian Tanah Merah Diduga Ilegal di Cikedung, LBH Ghazanfar : Pemkab Harus Tindak Tegas 

Indramayu

Indramayu Jadi Pilot Project Nasional, Pemkab dan LAN RI Luncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan

Ekonomi

Mafia Pupuk Subsidi Terbongkar: Perangkat Desa Singaraja Rangkap Pemilik Kios, Luas Lahan & Data Petani Palsu Mulus Tembus BPP & UPTD Indramayu

Indramayu

Mencekam! Geng Motor Bersajam Serang Mobil Warga di Indramayu

Indramayu

Butuh Rp 40 Miliar untuk Bebaskan TKW Susanti dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Indramayu

Distribusi Hasil Tani Terganggu, Bupati Lucky Minta Pusat Bantu Perbaiki Jalan Indramayu