Suaradermayu.com – Polres Indramayu kini memiliki tim penyelam khusus yang bertugas mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Tim ini dibentuk sebagai bagian dari penguatan peran Satuan Polisi Air (Satpolair) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif, menjelaskan bahwa pembentukan tim penyelam merupakan bentuk kesiapsiagaan institusi dalam merespons kondisi darurat, terutama di wilayah perairan.
“Ini (tim penyelam) sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Lukman kepada awak media, Jumat (16/9/2022).
Menurut Lukman, tim ini akan diterjunkan untuk membantu kegiatan SAR seperti pencarian korban tenggelam atau kejadian darurat lainnya yang terjadi di laut, sungai, atau wilayah perairan Indramayu.
Ia menambahkan bahwa anggota tim penyelam berasal dari berbagai satuan di Polres Indramayu dan sebagian dari mereka telah memiliki sertifikat menyelam. Saat ini, sudah ada 10 personel yang direkrut untuk tergabung dalam tim tersebut.
“Untuk saat ini yang kita rekrut sebanyak 10 personel, terdiri dari Satpolair dan satuan lainnya,” jelas Lukman.
Untuk meningkatkan kemampuan teknis, Polres Indramayu juga akan menggandeng organisasi penyelam profesional guna menggelar pelatihan bersama. Pelatihan ini diharapkan dapat memantapkan kesiapan tim saat diterjunkan ke lokasi bencana atau kejadian darurat.
“Kami akan bekerjasama dengan organisasi penyelam untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas,” tambahnya.
Langkah proaktif Polres Indramayu ini mendapat apresiasi dari masyarakat, mengingat wilayah Kabupaten Indramayu yang memiliki banyak titik rawan bencana perairan seperti laut utara Jawa, sungai, dan saluran irigasi.
Pembentukan tim penyelam ini juga diharapkan mempercepat proses pertolongan jika terjadi insiden kecelakaan air yang melibatkan nelayan atau warga sekitar pantai dan perairan
























