Home / Terpopuler

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:38 WIB

Merasa Ditipu, Timses Caleg DPRD Indramayu Laporkan Oknum Penyelenggara Pemilu ke Gakkumdu

Suaradermayu.com – Sejumlah tim sukses (timses) salah satu calon legislatif (caleg) di daerah pemilihan (dapil) 5 di Indramayu melaporkan oknum penyelenggara pemilu ke Sentra Gakkumdu.

Tim sukses dari caleg Partai Demokrat pada Pileg DPRD Indramayu lalu, melaporkan oknum penyelenggara pemilu diduga melakukan penipuan terhadap caleg yang mereka dukung.

Salah satu perwakilan tim sukses, Uho Alkhudry, menjelaskan pihaknya melaporkan beberapa oknum penyelenggara pemilu karena merasa dirugikan serta ditipu dimingi-imingi akan mendapat suara dari oknum penyelenggara tersebut.

“Kami melaporkan teman-teman penyelenggara ditingkat PKD, PTPS, dan PPK di Kecamatan Kroya,” kata Uho Alkhudry, Selasa (27/2/2024).

Baca juga  YLBHI Bongkar Dugaan Korupsi Anggaran MBG, Sebut Pengelolaan Bobrok dan Siap Dibuka di MK

Menurut Uho, caleg yang dia dukung mentransfer sejumlah uang senilai Rp 100 juta karena ada perjanjian dengan oknum penyelenggara.

Meski demikian, kata Uho, pihaknya tidak meminta penggelembungan suara atau membeli suara serta meminta penambahan suara, namun suara penyelenggara dialihkan kepada caleg yang ia dukung.

“Kami bersepakat dengan penyelenggara untuk suara penyelenggara dialihkan kepada kami,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Uho, berawal adanya perjanjian itu dari oknum TKD di wilayah Kecamatan Kroya menawarkan kerja sama juga turut melibatkan oknum PTPS dan PPK, sehingga tim sukses caleg dari Partai Demokrat Dapil 5 Indramayu merasa yakin dan transaksi pun terjadi.

Baca juga  Toni RM Sudah Adukan Penyidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga ke Mabes Polri: Klien Diduga Disiksa Hingga Kaki Dipatahkan

Oknum penyelenggara itu menyampaikan bahwa sudah ada pesanan untuk caleg DPRD Provinsi dan DPR RI. Sedangkan untuk DPRD Indramayu belum ada.

Uho menyampaikan mengingat karena ada perjanjian dengan oknum penyelenggara, caleg dari Partai Demokrat di Dapil 5 Indramayu itu tidak sosialisasi di wilayah Kecamatan Kroya.

Sosialisasi pun dialihkan ke wilayah lain untuk menutupi kekurangan suara guna merebut kursi DPRD Indramayu.

“Kesepakatan penyelenggara akan memberikan 2.890 suara kepada kami. Namun, setelah dihitung oleh tim kami kurang dari 400 suara,” kata Uho.

Baca juga  Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Indramayu Dipolisikan

Uho menegaskan pihaknya mengajukan laporan di Gakkumdu bukan karena besaran nominal uang yang diberikan, melainkan pihaknya merasa sakit hati dan merasa ditipu oleh oknum penyelenggara tersebut.

Menurut Uho, selain melaporkan tiga oknum penyelenggara pemilu pihaknya juga melaporkan salah satu Lo partai yang menjanjikan hasil C1 dengan syarat pihaknya menyerahkan uang. Namun, hasil C1 hingga saat ini tidak pernah diberikan.

Ketua Bawaslu Indramayu, Ahmad Tabroni, membenarkan pihaknya sudah menerima pelaporan tersebut. Meski demikian, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu pelaporan itu.

“Kami sudah terima pelaporan itu. Pada prinsipnya kita telusuri dahulu persoalannya,” ujarnya.

 

 

Share :

Baca Juga

Kriminalitas

Ayah di Indramayu Tega Setubuhi Anak Kandung Kembarnya – Alasan Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW

Daerah

Gara-gara Curi Uang Rp 5.000, Seorang Pria Dihukum Penjara 4 Bulan

Terpopuler

KOMPI Soroti Kendaraan Tangki Pertamina, Jalan Ir H Juanda Rusak dan Makan Korban

Terpopuler

KPK Bongkar “Pasar Jabatan” di Pati: Perangkat Desa Dipatok hingga Rp225 Juta, Bupati Jadi Tersangka

Teknologi

Polindra dan Hakli Kerjasama Pamsa dan Optimalisasi Water Quality Control Digital

Terpopuler

Bongkar Lahan Hantu & NIK Orang Mati, LBH Ghazanfar Seret Mafia Pupuk ke Kejari Indramayu

Indramayu

Tiga Petani di Indramayu Tewas Tersambar Petir Saat Memanen Padi

Indramayu

Setelah Lima Tahun Depresi, Nurlaela PMI Indramayu Kini Ditangani BP3MI Jabar