Home / Indramayu

Senin, 20 Januari 2025 - 23:20 WIB

Dua WNI Korban Penyekapan di Myanmar Berhasil Dipulangkan, Pemerintah Targetkan Pembebasan Lainnya

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Suaradermayu.com – Dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penyekapan di Myanmar akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menjemput langsung kedua korban berinisial AN dan JR di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (18/1/2025) dini hari.

Keduanya berhasil diselamatkan melalui jalur diplomasi intensif. Pemerintah, melalui Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri, kini berupaya mempercepat pembebasan dua WNI lainnya, termasuk Robiin, mantan anggota DPRD Indramayu, yang masih disekap di Myanmar.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Jeratan Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah dan Transportasi DPRD Rp 18 Miliar, Bisa Merambat ke Kepala BKAD dan Kabag Hukum Setda Indramayu

“Kita berharap mereka (dua WNI yang bebas) bisa memberi kita petunjuk untuk membuka ruang bagi kebebasan yang lain,” ujar Abdul Kadir Karding dalam keterangan tertulisnya

Istri Robiin, Yuli Asmi, menyatakan telah menerima kabar dari Kementerian P2MI terkait rencana pembebasan suaminya. Ia mengaku sangat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan penyelamatan, mengingat situasi yang semakin berisiko setelah video permintaan tolong Robiin dan tiga WNI lainnya viral di media sosial.

Baca juga  Kejari Indramayu Tetapkan Tersangka Eks Kasubag BPR KR Balongan

“Kemarin dari Kementerian P2MI memang ada menghubungi, dan itu sesuai dengan pernyataan Pak Menteri. Mungkin segera akan ada penyelamatan,” ungkap Yuli Asmi.

Yuli mengaku khawatir jika pihak penyekap mengetahui video tersebut, keselamatan suaminya dan WNI lain bisa semakin terancam.

“Yang pasti saya sangat berharap ya, karena video viral itu pasti akan berisiko. Video tersebut sebenarnya unsur ketidaksengajaan dan bukan diunggah oleh kami. Makanya saya sangat berharap kepada pemerintah untuk cepat mengambil tindakan tegas,” tegasnya.

Baca juga  MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Hangus Meski Belum Habis Digunakan, Operator Wajib Berikan Pilihan Perlindungan

Yuli Asmi kembali menekankan pentingnya tindakan cepat pemerintah untuk memastikan keselamatan Robiin dan WNI lainnya yang masih tertahan di Myanmar.

“Saya memohon banget untuk segera secepatnya,” ujar Yuli penuh harap.

Menteri Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelamatkan semua WNI yang masih disekap. Dengan diplomasi aktif dan kerja sama lintas kementerian, ia optimistis pembebasan akan segera terealisasi.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh WNI bisa kembali dengan selamat,” tutup Abdul Kadir Karding.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Rahasia di Balik Bobolnya Rp139 Miliar BPR Karya Remaja: Libatkan Oknum Pejabat, Politikus, ASN, dan Pengusaha

Terpopuler

LBH Ghazanfar: Kejati Jabar Masuk Angin? 16 Koordinator Debitur BPR KR Belum Juga Ditetapkan Tersangka

Indramayu

Gudang Petasan di Jatibarang Indramayu Terbakar, Pemilik Tewas Terpanggang

Indramayu

Nama Pengacara Ternama Toni RM Dicatut dalam Modus Penipuan

Indramayu

Jaksa Layangkan Protes Keras Penundaan Sidang Pembunuhan Paoman Indramayu, Saksi Ahli Ririn Tak Hadir

Indramayu

Tiap Hari Pemotor Kecelakaan, Kerusakan Jalan Ir H Juanda Makin Parah

Indramayu

Kirab Tunggul dan Pataka Meriahkan Hari Jadi Indramayu ke-495, Lucky Hakim Absen dari Arak-Arakan

Indramayu

Tim Gabungan Pemenangan Lucky-Syaefudin Resmi Dibubarkan