Home / Terpopuler / Peristiwa

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:59 WIB

VIRAL! Penguburan Jenazah Tertahan di Sampang, Warga Ungkit Utang Almarhumah

Tangkapan layar: Penguburan jenazah tertahan di Sampang Madura, seorang ibu rumah tangga ungkit utang almarhumah

Tangkapan layar: Penguburan jenazah tertahan di Sampang Madura, seorang ibu rumah tangga ungkit utang almarhumah

Suaradermayu.com — Momen yang seharusnya penuh doa dan haru di sebuah desa di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mendadak berubah tegang. Prosesi pengantaran jenazah seorang perempuan ke pemakaman sempat terhenti setelah beberapa warga secara terbuka menyinggung persoalan utang almarhumah di hadapan keluarga dan pelayat.

Peristiwa yang terjadi Sabtu pagi (28/2/2026) di Dusun Ragung Timur, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan itu terekam video dan cepat menyebar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak sejumlah perempuan mendekati tokoh agama yang memimpin doa sebelum jenazah diberangkatkan ke makam.

Salah satu warga menyampaikan bahwa semasa hidup, almarhumah disebut memiliki tanggungan utang berupa emas dan uang tunai dengan nilai yang tidak kecil. Permintaan agar persoalan tersebut diperjelas sebelum pemakaman dilanjutkan membuat suasana mendadak hening dan penuh ketegangan.

Keluarga almarhumah terlihat terkejut, sementara sebagian pelayat mencoba menenangkan situasi agar prosesi tetap berjalan khidmat. Adu argumen singkat pun tak terhindarkan sebelum akhirnya komunikasi dilakukan secara tertutup.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan situasi berhasil dikendalikan.

Meski sempat tertunda, pemakaman akhirnya tetap dilaksanakan setelah ada kesepahaman antara pihak keluarga dan warga yang menyampaikan keberatan. Aparat mengimbau masyarakat agar persoalan utang-piutang diselesaikan melalui musyawarah atau jalur hukum yang berlaku, tanpa mengganggu ketertiban umum.

Video insiden ini menuai reaksi beragam dari warganet. Ada yang menyayangkan penagihan dilakukan di tengah suasana duka, namun tak sedikit pula yang menilai persoalan utang tetap perlu kejelasan meski situasinya sensitif.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa persoalan finansial yang belum selesai dapat memicu gesekan sosial, bahkan di momen terakhir perpisahan. (Yatno)

Share :

Baca Juga

Daerah

Terbongkar! Modus “Wali” di Ponpes Pati, Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santriwati

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Sekolah Jual LKS dan Seragam, Tegas Soal Pungutan Liar

Daerah

Bank BJB Laporkan Aman Yani ke Polisi: Dana Pensiun Masih Cair Tiap Bulan

Terpopuler

Tolong! Negara Diminta Segera Pulangkan 13 Pelaut WNI, Selamat dari Perang Kini Tertahan di Azerbaijan

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Dana BOS di Sekolah

Terpopuler

Disnaker Indramayu : Ada 17 Ribu Warga Indramayu Daftar Jadi Pekerja Migran Selama 2022

Indramayu

Rekayasa Bukti Terungkap! CCTV Kasus Paoman Dimanipulasi — LBH Ghazanfar Desak Propam Polri Copot Kasat Reskrim Polres Indramayu

Daerah

Akankah Bupati Indramayu Jadi Tersangka Kasus Tunjangan Rumah DPRD 18 Miliar? LBH Ghazanfar: Masih Dibutuhkan Satu Alat Bukti Lagi