Suaradermayu.com – Suasana berbeda tampak di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kamis pagi (24/7/2025). Ratusan warga berkumpul sejak pagi dengan harapan membawa pulang bahan pokok yang sangat dibutuhkan: beras.
Bukan tanpa alasan. Hari itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Bulog secara resmi menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 877 keluarga penerima manfaat (KPM). Menariknya, Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung dalam acara simbolis pembagian beras tersebut.
Bupati Lucky Hakim: “Ketahanan Pangan Adalah Hak Setiap Warga”
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar urusan logistik, melainkan landasan penting bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan artinya setiap warga punya akses terhadap makanan sehat, cukup, dan terjangkau. Hari ini kita salurkan 20 kilogram beras untuk masing-masing keluarga penerima manfaat, mewakili jatah bulan Juni dan Juli,” ujar Lucky di hadapan warga.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari implementasi visi “Indramayu REANG” yang mengedepankan nilai-nilai Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
“Kita ingin masyarakat merasakan kehadiran negara di saat sulit. Ini bukan hanya soal beras, tapi juga wujud perhatian dan kepedulian,” tambahnya.
Bulog: 209 Ribu Keluarga Akan Terima Bantuan
Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan beras CPP ini dilakukan secara nasional, dan Indramayu menjadi salah satu kabupaten dengan cakupan penerima terbesar.
“Secara total, ada 209.619 KPM di Indramayu yang akan menerima bantuan ini, tersebar di 31 kecamatan dan 317 desa/kelurahan. Hari ini kita mulai dari Sudimampir,” ungkap Sri Wahyuni.
Distribusi dilakukan dalam kondisi tertib dan aman. Pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait ikut turun membantu teknis pelaksanaan di lapangan agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan konflik.
Suasana Hangat dan Antusias di Tengah Terik
Meski matahari cukup terik, semangat warga tidak surut. Mereka tampak antusias dan bersyukur bisa mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah.
“Alhamdulillah, bantuannya sangat membantu. Harga beras di pasar naik, jadi ini sangat berarti buat kami,” kata Bu Sri, salah satu warga Sudimampir yang ikut antre sejak pukul 07.00 pagi.
Proses verifikasi KPM dilakukan dengan pemeriksaan KTP dan kartu keluarga, lalu dilanjutkan dengan pengambilan beras. Setiap penerima langsung mendapatkan dua karung masing-masing 10 kg.
Indramayu REANG dan Komitmen Kemanusiaan
Bupati Lucky kembali menegaskan bahwa program bantuan pangan ini bukan proyek musiman, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kita ingin membuktikan bahwa Indramayu bisa mandiri, tangguh, dan tidak membiarkan satu pun warganya tertinggal,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong-royong dan tidak ragu menyampaikan aspirasi, terutama terkait kebutuhan dasar seperti pangan.
Bantuan Tak Sekadar Beras
Penyaluran CPP ini bukan hanya tentang jumlah beras yang diterima, tapi juga tentang kepercayaan yang dibangun antara pemerintah dan rakyat. Bupati yang hadir langsung di tengah masyarakat memperlihatkan bahwa pemerintah hadir bukan hanya dalam janji, tapi dalam aksi nyata.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan di Indramayu bukan slogan, tapi prioritas nyata yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


























