Home / Terpopuler

Kamis, 3 April 2025 - 00:33 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemimpin Daerah Gagal Jika Warga Bunuh Diri Karena Pinjol

Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa salah satu tanda kegagalan seorang pemimpin daerah adalah ketika warganya sampai nekat bunuh diri akibat jeratan pinjaman online (pinjol). Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat shalat Idul Fitri 2025 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada Senin (31/3/2025).

“Kegagalan seorang gubernur itu jika ada orang bunuh diri karena terkait bank emok atau pinjaman online,” ujar Dedi di hadapan jamaah yang memadati Lapangan Gasibu.

Baca juga  Korupsi Ratusan Miliar BPR Karya Remaja: Kejati Jabar Sedang Usut Keterlibatan Puluhan Orang

Selain menyoroti maraknya kasus pinjol yang menjerat masyarakat, Dedi juga menyinggung berbagai permasalahan sosial yang mencerminkan kegagalan seorang kepala daerah dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, keberadaan pengemis di perempatan jalan, anak yatim yang tidak mendapatkan akses pendidikan, serta warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni merupakan indikator nyata ketidakefektifan kepemimpinan gubernur.

Baca juga  LBH Ghazanfar Sebut Khotibul Umam Berpotensi Dijerat Pidana Berlapis, Cairkan Dapen Aman Yani

“Kegagalan seorang gubernur itu jika masih ada pengemis di perempatan jalan, anak yatim yang tak bersekolah, orang miskin yang rumahnya mau roboh,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengajak masyarakat untuk menjadikan 1 Syawal sebagai momentum membangun kesadaran kolektif, baik dalam aspek ritual maupun spiritual. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Baca juga  Geger! KPK Sita Mobil Mewah Ridwan Kamil, Diduga Terkait Skandal Korupsi Iklan Bank BJB

Pernyataan Dedi Mulyadi ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, terutama dalam konteks meningkatnya kasus pinjaman online ilegal yang kerap menjerat masyarakat kecil dengan bunga mencekik. Banyak yang berharap agar pemerintah daerah dapat lebih aktif dalam mengatasi permasalahan ini melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Kasus Dugaan Korupsi PKBM Indramayu Rugikan Negara Rp1,44 Miliar

Indramayu

KH Juhadi Sebut Proyek Revitalisasi Tambak Pantura Dinilai Rampas Hak Garap Warga, Ancaman Kemiskinan Baru

Indramayu

Wartawan Dilarang Liput Kegiatan Dinkes Indramayu, Kadis : Kegiatan Internal dan Tidak Butuh Publikasi

Terpopuler

Halal Bihalal MWCNU Kedokan Bunder, Ketua PCNU: Kepercayaan Diri adalah Fondasi Organisasi

Terpopuler

Ketua Pembina Yayasan Griya Aswaja Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Penuh Haru dan Kebahagiaan

Terpopuler

Toni RM Minta Kapolda Kaltim Tindak Tegas Oknum Penyidik Narkoba Polres Kutim, Dugaan Rekayasa Barang Bukti Kian Terkuak

Terpopuler

320.000 Ijazah Siswa SMA Swasta di Jabar Ditahan, Dedi Mulyadi Soroti Penggunaan Bantuan Rp 600 Miliar

Indramayu

Hotman Paris Bantu Pendampingan Hukum Bagi Bocah SD Diperkosa Gerombolan Anak Punk di Indramayu