Home / Indramayu / Politik

Minggu, 16 Februari 2025 - 16:18 WIB

Viral Video Dugaan Transaksi Jabatan di Indramayu, Tim Transisi Lucky Hakim-Syaefudin Luruskan Fakta

Penyerahan SK Tim Transisi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

Penyerahan SK Tim Transisi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

Suaradermayu.com – Sebuah video pengakuan seorang kepala UPTD Puskesmas di Kabupaten Indramayu yang menyebutkan adanya dugaan penyerahan uang Rp100 juta kepada Tim Sukses Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim – Syaefudin, viral di media sosial. Isu ini pun menjadi bola liar yang diduga dimanfaatkan oleh lawan politik.

Merespons hal tersebut, Koordinator Tim Transisi Lucky Hakim – Syaefudin, Maman Kostaman, menegaskan bahwa tidak ada transaksi jabatan sebagaimana yang diberitakan sejumlah media dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga  Hendak Mudik ke Indramayu, Ayah dan Anak Ditelantarkan Bus ALS di Tol Cipali

Menurutnya, dua orang yang disebut dalam video tersebut bukan bagian dari Tim Pemenangan resmi Lucky Hakim – Syaefudin. Ia juga menyoroti penggalan video klarifikasi dari kepala UPTD Puskesmas yang menyatakan bahwa uang Rp100 juta tersebut belum diserahkan kepada dua orang yang mengaku sebagai Tim Sukses.

“Jika kita dengar dengan jelas dari pernyataan dokter dalam video klarifikasi, uang Rp100 juta itu tidak sampai kepada dua orang yang disebutkan dalam video pertama, apalagi ke Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Maman kepada awak media pada Minggu, (15/2/2025).

Baca juga  Toni RM Beberkan Bukti di Hadapan Majelis Hakim: Mengungkap Aktor di Balik Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Maman juga menegaskan bahwa pemerintahan Lucky Hakim – Syaefudin akan berkomitmen menjalankan tata kelola yang baik sesuai prinsip good governance, transparan, akuntabel, dan fokus pada peningkatan pelayanan publik.

Saat ini, Tim Transisi tengah mempersiapkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu pada 20 Februari 2025. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap isu pengisian jabatan yang beredar, serta menegaskan bahwa jual beli jabatan tidak dibenarkan dalam pemerintahan yang baru.

Baca juga  Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!

Pemerintahan kami mengusung visi Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong. Budaya transaksional bukan bagian dari visi kami. Jika ditemukan praktik tersebut, Lucky-Syaefudin tidak akan mengakomodirnya,” tegas Maman.

Ia juga mencurigai bahwa isu ini sengaja dimainkan oleh lawan politik melalui berbagai kanal media sosial. Oleh karena itu, ia mengingatkan semua pihak agar tidak menyebarkan informasi hoax dan sesat yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polres Indramayu Musnahkan Belasan Ribu Miras dan Jutaan Petasan

Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim Klarifikasi Usai Pulang dari Jepang: Akui Salah Pahami Hari Kerja

Indramayu

Pengosongan Kantor PDIP Indramayu Tuai Perlawanan, Ono Surono: Ini Kebijakan Diskriminatif

Ekonomi

Indramayu Siap Jadi Pusat Industri Baru, Bupati Lucky Hakim Dorong Keseimbangan dengan Pertanian

Indramayu

Begal Bersenjata di Juntinyuat Indramayu Ditangkap, Korban Selamat Usai Hindari Bacokan

Indramayu

Jaksa “Gatot” Bawa Ahli Digital ke Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Hancur Lebur Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hukum

LBH Ghazanfar: Pusaran Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah dan Transportasi Rp 18 Miliar, Bisa Seret Anggota Badan Anggaran DPRD Indramayu

Indramayu

Anak dan Mantan Istri Bongkar Jejak Aman Yani: Dari Kesaksian Tetangga, KTP, hingga Muncul Mobil Hitam Pajero