Home / Indramayu / Politik / Terpopuler

Minggu, 19 Februari 2023 - 19:35 WIB

Abdul Rohman : Lucky Hakim Bukan Seorang Negarawan, Dia Licik

Anggota DPRD Indramayu Fraksi PDIP Abdul Rohman

Anggota DPRD Indramayu Fraksi PDIP Abdul Rohman

Suaradermayu.com – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDIP Abdul Rohman turut menyoroti pengunduran diri dan pernyataan berhenti Lucky Hakim dari jabatan Wakil Bupati Indramayu.

” Lucky Hakim bukan seorang negarawan, ia hanya menuntut posisi dia, jatah dia, tanpa berbuat apa yang terbaik bagi Indramayu, ” kata Rohman, melalui pesan singkat yang diterima suaradermayu.com, Minggu (19/2/2023).

Rohman mengatakan Lucky Hakim sebagai Wakil Bupati Indramayu sudah selayaknya mengikuti, mengawal serta menjaga marwah kepala daerah yakni Bupati Indramayu. Namun, menurutnya tindakan Lucky Hakim sebaliknya melakukan tindakan kontroversional yang tidak pantas dilakukan apalagi di media sosial.

” Dia selalu melakukan manuver-manuver konyol, membuka aib jabatan dan posisi dia di media sosial. Dia berpura-pura seolah-olah menjadi pahlawan yang akan membenahi Indramayu, ” ujar dia.

Rohman juga menyebut Lucky Hakim kerap menuntut tanpa berbuat apa-apa. Menurutnya, Lucky mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu karena memang tidak mampu menjalankan tugas.

Baca juga  Dilaporkan Bupati Indramayu ke Polisi, Carkaya: Saya Tidak Gentar Sama Sekali

” Yang jelas hidup ini bukan sinetron. Selamat jalan LH (Lucky Hakim), silahkan bapak tebar pesona, buka aib semua orang, ” tandasnya.

Sebelumnya Lucky Hakim mengajukan permohonan pengunduran diri dan pernyataan berhenti dari jabatan Wakil Bupati Indramayu. Melalui surat ia sudah disampaikan ke DPRD Kabupaten Indramayu.

Diketahui melalui unggahan video di media sosial Lucky Hakim menyatakan keputusan mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu adalah merupakan jalan terbaik yang dia pilih.

“Ya ini bakalan jadi buruk buat saya, saya tahu. Mungkin saya akan dianggap cengeng atau lemah atau apa, tapi bagi saya nggak apa-apa. Justru pejabat itu seharusnya menangis, menangis malu kalau misalnya pejabat itu nggak bekerja dengan benar,” ucap Lucky Hakim dalam penggalan awal videonya sebagaimana dilihat suaradermayu.com Sabtu (18/2/2023).

Baca juga  Diperiksa 4 Jam di Polres Indramayu, Status Carkaya Masih Saksi

“Kalau kita dibayar oleh uang rakyat, uang rakyat itu amanah dunia akhirat. Rakyat itu cari uang itu susah loh. Bekerja dari pagi sampai malam, mengalami panas segala macam, itu membayar pajak berharap pejabatnya bekerja dengan benar, ” lanjut Lucky.

“Dan kalau misalnya memang tidak bisa bekerja dengan benar sesuai sumpah jabatan, yang terbaik adalah mundur. Daripada kita tetap memfasilitasi diri sendiri pakai uang rakyat tapi tidak berbuat sesuai dengan yang diharapkan, sudah nggak apa-apa mundur,” terangnya.

“Masih banyak kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Artinya politik itu dibilang jahat, kotor, tapi saya yakin masih ada celah untuk orang-orang yang punya baik di bidang itu. Jadi tidak akan menyerah, tapi dalam artian saat ini yang terbaik bagi saya adalah harus mundur. Ehhmm supaya tidak terkait lagi,” lanjutnya.

Baca juga  Bupati Lucky Sebut Pabrik Sepatu Terisi Indramayu, Serap 30 Ribu Warga!

“Diem, udah. Sabar, udah. Meneng bli ngapa-ngapa, uwis. Uwis sabarin. Mencoba berdiskusi, malahan sudah pernah kan waktu itu di live juga pernah, sidang juga. Dan ada beberapa rekomendasi dari temen-temen dewan,” katanya.

“Tapi, sabar itu kan, bukan ada batasnya. Sabar itu kan bukan berarti jadi bodoh. Jadi harus, harus ya kita harus bergerak gitu, bergerak ke arah mana. Kalau tidak cocok di situ, ya jangan di situ. Kan kita bukan pohon. Kalau pohon kan kepanasan, kedinginan, mohon maaf, dikencingin, disiram, ya pohon, tidak bisa gerak. Kalau kita kan bukan pohon. Kalau tidak bisa di situ, tidak sesuai, ya harus bergerak. Karena kita bukan pohon,” ucap Lucky menutup curhatannya.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

 Kolaborasi RRI‑SMSI: Menjaga Kebenaran & Kedaulatan Informasi Nasional di Era Digital 

Indramayu

Disdik Indramayu : Diduga Memalsukan & Mark-up Data Peserta Didik, Siapa Jadi Tersangka?

Sorotan

Gunungan Sampah Kepung Jalur Terisi–Cikedung, Kinerja DLH Indramayu Dipertanyakan

Terpopuler

Isu Rangkap Jabatan Jadi Perhatian KPK, Praktik Serupa Ditemukan di Daerah

Indramayu

Vonis Mati Ririn Kasus Paoman: Ketika Hukum Berdiri di Atas Bukti yang Koyak dan Rekayasa

Indramayu

Terdakwa Priyo Kembali ke Ruslandi, Akui Surat Pencabutan Kuasa Toni RM Disusun Polisi Anggarani

Indramayu

Pemkab Diam, Aksi Nyata Bripka Rusmanto Turun Tangan: Uang Pribadi Lawan Banjir

Indramayu

Pemkab Indramayu Respons Cepat Bantu Korban Banjir di Desa Cikawung