Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat, instansi pemerintah, hingga lembaga pendidikan terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut namanya.
Para pelaku diduga mengaku sebagai orang dekat Bupati Lucky untuk memuluskan aksi mereka dengan menjanjikan program pemerintah daerah, namun meminta imbalan berupa uang.
Dalam video klarifikasi yang diterima media Suaradermayu.com, Rabu (11/3/2026), Lucky menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengutus pihak mana pun untuk menawarkan bantuan pemerintah dengan syarat imbalan uang.
“Melalui video ini, saya ingin memberitahu seluruh masyarakat Indramayu, terutama teman-teman di instansi pemerintahan, sekolah, dan lembaga lainnya, bahwa ada oknum-oknum yang mengatasnamakan orang dekat saya, adik, sepupu, atau pihak lain seolah mewakili saya,” tegas Lucky Hakim.
Bupati menambahkan, modus penipuan dilakukan secara masif dan sistematis, menyasar sekolah, instansi pemerintah, dan lembaga lain. Para pelaku menjanjikan bantuan atau program pemerintah, namun kemudian meminta sejumlah uang sebagai biaya pengurusan atau imbalan, yang jelas-jelas tidak sah.
“Sekali lagi saya tegaskan, itu semua tidak benar. Saya tidak mengutus siapa pun untuk meminta uang terkait program-program pemerintah,” tegasnya menegaskan kembali.
Untuk mencegah bertambahnya korban, Lucky meminta masyarakat, instansi, dan lembaga pendidikan agar lebih waspada. Ia juga menghimbau agar video peringatan tersebut disebarkan seluas-luasnya, sehingga warga tidak terperdaya oleh ulah oknum penipu.
Di akhir pernyataannya, Bupati Indramayu berharap wilayahnya dapat semakin bersih dari praktik penyalahgunaan wewenang dan tindakan merugikan publik, serta memastikan masyarakat dapat menikmati program pemerintah dengan aman dan transparan. (Mufidah)


























