Home / Teknologi

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:02 WIB

Waspada! 15 Aplikasi Berbahaya di Google Play Store Bisa Menguras Rekening Sampai Ludes

Ilustrasi : Aplikasi berbahaya di Google Play Store

Ilustrasi : Aplikasi berbahaya di Google Play Store

Suaradermayu.com – Kejahatan siber kembali mengancam pengguna ponsel Android. Laporan terbaru dari firma keamanan siber McAfee mengungkap adanya 15 aplikasi berbahaya di Google Play Store yang mampu mencuri data pribadi dan menguras saldo rekening korban hingga habis.

Lebih mengejutkan lagi, tiga di antaranya ternyata tersedia di Indonesia dan sudah diunduh lebih dari 2 juta kali. Modus yang digunakan tergolong licik, yaitu menyamar sebagai aplikasi pinjaman online (pinjol) resmi dengan tampilan, logo, dan nama yang sangat mirip.

“Aplikasi ini tidak hanya mencuri informasi finansial, tetapi juga mengakses data pribadi yang sangat sensitif,” tulis McAfee dalam laporannya.

Modus ‘SpyLoan’ yang Mematikan

McAfee menyebut aplikasi berbahaya ini sebagai SpyLoan, yakni aplikasi pinjol palsu yang mengiming-imingi pinjaman cepat dengan bunga rendah dan syarat mudah. Setelah korban mengunduh dan mendaftar, mereka diminta mengisi data pribadi dan informasi rekening bank.

Baca juga  Awas! Notifikasi “Resmi” Google Jadi Senjata Maling Akun, M-Banking Bisa Terkuras

Data sensitif tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menguras rekening korban atau memaksa mereka membayar pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi. Jika korban menolak, pelaku mengancam akan menyebarkan informasi pribadi ke publik.

Sebaran dan Korban

Mayoritas aplikasi berbahaya ini menyasar pengguna di Amerika Selatan, Asia Selatan, dan Afrika. Namun, temuan McAfee membuktikan bahwa Indonesia pun menjadi target.

Berikut beberapa nama aplikasi yang masuk daftar hitam McAfee:

RupiahKilat – Dana Cair (1 juta unduhan)

KreditKu – Uang Online (500 ribu unduhan)

Baca juga  10 Cara Ampuh Amankan WhatsApp dari Penyadapan & Pembajakan!

Dana Kilat – Pinjaman Kecil (500 ribu unduhan)

Sisanya adalah aplikasi dengan nama berbahasa asing yang juga sudah diunduh jutaan kali di berbagai negara.

Mengapa Aplikasi Ini Berbahaya?

Selain menguras saldo, aplikasi-aplikasi ini diam-diam meminta izin akses yang berlebihan di ponsel, seperti:

Mengakses kontak dan galeri foto

Melihat dan mengirim SMS

Mengambil data lokasi secara real-time

Kombinasi izin akses ini membuat pelaku leluasa melakukan pemerasan digital (digital extortion) terhadap korban.

Tips Menghindari Aplikasi Berbahaya

Agar tidak menjadi korban penipuan digital seperti ini, McAfee dan pakar keamanan siber menyarankan:

1. Periksa ulasan dan rating aplikasi sebelum mengunduh.

2. Unduh hanya dari pengembang resmi yang terverifikasi.

Baca juga  Waspada Penipuan Online Berkedok Giveaway Artis, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

3. Cek izin akses aplikasi – waspadai jika terlalu banyak permintaan izin yang tidak relevan.

4. Gunakan aplikasi keamanan untuk memindai ponsel secara rutin.

5. Segera hapus aplikasi mencurigakan dan ganti kata sandi akun keuangan.

Pemerintah Diminta Turun Tangan

Pakar keamanan digital menilai perlu adanya langkah cepat dari pemerintah, terutama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk memblokir aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut.

“Kalau dibiarkan, potensi kerugian masyarakat bisa sangat besar. Edukasi digital juga harus lebih gencar dilakukan,” ujar pengamat keamanan siber, Rudi Santoso.

Fenomena ini menjadi pengingat bagi masyarakat Indonesia untuk lebih waspada. Jangan mudah tergoda janji pinjaman cepat di internet, apalagi jika harus menyerahkan data pribadi. Dunia digital memang memudahkan, tetapi jika lengah, rekening bisa terkuras dalam hitungan menit.

 

Share :

Baca Juga

Teknologi

Cara Kunci WA di Android Agar Chat Tak Dilihat Orang

Teknologi

Ciri-Ciri HP Terinfeksi Virus dan Cara Membersihkannya, Waspadai Gejala Ini!

Teknologi

Trik WhatsApp Bikin Penasaran! Begini Cara Terlihat Offline Padahal Aslinya Online

Teknologi

Begini Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan, Tidak Perlu Ganti Nomor!

Indramayu

Benarkah Aplikasi “Wong Reang” Bikin Layanan Publik di Indramayu Lebih Cepat?

Teknologi

Waspada Penipuan Online Berkedok Giveaway Artis, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Teknologi

Waspada! 6 Tanda WhatsApp Kamu Disadap Diam-Diam

Teknologi

Waspada! Kenapa WhatsApp Tiba-tiba Minta Kode Verifikasi? Ini Penyebabnya