Home / Terpopuler

Minggu, 12 Januari 2025 - 09:51 WIB

Pemerintahan Prabowo Lanjutkan Program Bantuan Beras 10 Kg

Foto : Ilustrasi bansos beras 10 kilogram

Foto : Ilustrasi bansos beras 10 kilogram

Suaradermayu.com – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program bantuan pangan beras gratis 10 kilogram (kg) bagi keluarga berpenghasilan rendah. Program ini, yang pertama kali diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Maret 2023, bertujuan untuk mengurangi dampak kenaikan harga beras sejak Agustus 2022.

Pada tahun 2023, program ini dilaksanakan dalam dua tahap: Maret-Mei dan September-Desember. Untuk tahun 2025, program ini akan berlangsung selama enam bulan.

Baca juga  Bansos Februari 2025 Cair, Simak Daftar Penerima dan Cara Ceknya

Menurut Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, penyaluran tahap awal dilakukan pada Januari dan Februari 2025, sementara empat bulan sisanya akan ditentukan setelah perhitungan lebih lanjut.

“Pemerintah memutuskan penyaluran bantuan pangan (banpang) beras pada tahun 2025 akan dilaksanakan dengan alokasi 6 bulan,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resmi, dikutip Kompas.com Selasa (7/1/2025).

Baca juga  Heboh Beras Bansos Berkutu dan Berjamur di Desa Dadap, Bulog: Sudah Diganti

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa penyaluran bansos beras 10 kg tidak akan dilakukan saat panen raya untuk menjaga stabilitas harga. “Penyaluran berikutnya akan dilihat pada April 2025,” ujarnya.

Penerima bantuan menggunakan data dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Kementerian PPN/Bappenas. Rincian penerima adalah:

1. 15,6 juta keluarga dari desil 1 dan 2.

Baca juga  Badan Pangan Nasional Hentikan Sementara Penyaluran Beras Bantuan dan SPHP

2. 400 ribu perempuan kepala rumah tangga miskin dan lansia tunggal.

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dilaporkan aman dengan total 2,055 juta ton per 3 Januari 2025. Setiap penyaluran membutuhkan 160 ribu ton beras untuk 16 juta penerima. Kebutuhan total selama enam bulan diperkirakan mencapai 960 ribu ton.

“Stok ini akan bertambah seiring dengan dimulainya panen raya pada Maret 2025,” kata Arief.

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegas: Tidak Ada Maaf untuk Oknum Dishub yang Potong Dana Sopir Angkot

Indramayu

Jalan Tanjung Pura Menuju Pasar Baru Indramayu Rusak Parah

Terpopuler

Pemerintah Siapkan 1.000 Unit Rumah Subsidi untuk Wartawan

Terpopuler

Kenapa Biasa Dapat Bansos Sekarang Tidak? Ini Penjelasan Kemensos

Indramayu

Kasus Pembunuhan Paoman Dianggap Belum Tuntas: H. Muhaemin Adukan Masih Ada Pelaku Lain ke Polres Indramayu

Kriminalitas

Dijanjikan Gaji Jutaan, Remaja Indramayu Dipaksa Bersetubuh Live di Depan Kamera

Terpopuler

Pembongkaran Tulisan Puspawangi di Alun-Alun Indramayu Sesuai Prosedur

Terpopuler

Pemerintah Wajibkan Pengecer LPG 3 Kg Daftar Sebagai Pangkalan Resmi