Home / Terpopuler

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:50 WIB

KPK dan SMSI Sepakat Bangun Budaya Antikorupsi di Industri Media Siber

Suaradermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) menjalin sinergi strategis dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam rangka memperkuat upaya pencegahan korupsi di sektor usaha media. Kesepakatan ini tercapai dalam kunjungan kerja Direktorat AKBU KPK ke Kantor Pusat SMSI di Jalan Veteran II, Jakarta Pusat, Selasa pagi (27/5/2025).

Baca Juga : Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Diusut KPK, Ada Indikasi Permainan di Kemenag?

Rombongan KPK yang dipimpin Kepala Satgas II, Roro Wide Sulistyowati, disambut langsung oleh Ketua Umum SMSI Firdaus bersama Sekjen H. Makali Kumar, SH, serta tim humas Nasky dan Benny Hasibuan. Kunjungan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini menjadi momentum penting untuk membangun kemitraan dalam membentuk ekosistem usaha media yang bersih dan berintegritas.

Baca juga  Sempat Lebaran di Rumah, Eks Menag Yaqut Kembali Meringkuk di Rutan KPK

Dalam paparannya, Roro Wide menjelaskan bahwa Direktorat AKBU dibentuk sebagai bagian dari strategi KPK untuk mendorong budaya antikorupsi di lingkungan dunia usaha, termasuk industri pers. “Kami ingin menjalin komunikasi langsung dengan organisasi media seperti SMSI, agar bisa mendapatkan masukan strategis untuk pengambilan kebijakan antikorupsi di sektor usaha penerbitan media,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan korupsi harus dimulai sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program, termasuk program-program publikasi yang dananya bersumber dari pemerintah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KPK dan lembaga pers dalam hal edukasi, pengawasan, dan pembangunan integritas.

Baca juga  Diduga Kuasai Rumah Tanpa Izin, Kepala LPK Bos Korea Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Baca Juga : Bupati Indramayu Gandeng KPK Cegah Korupsi Terintegrasi

Ketua Umum SMSI Firdaus menyambut baik inisiatif tersebut. Dalam pemaparannya, ia menyoroti kondisi industri pers saat ini yang tengah menghadapi tantangan besar akibat disrupsi media sosial dan platform digital asing. Firdaus menegaskan, SMSI yang kini memiliki lebih dari 2.700 anggota perusahaan media siber di seluruh Indonesia, siap menjadi mitra strategis KPK dalam membangun budaya antikorupsi.

“SMSI siap mendukung KPK lewat program edukasi, workshop, pelatihan, hingga monitoring terhadap pelaksanaan program pemerintah yang melibatkan perusahaan media. Ini penting untuk menjamin akuntabilitas dan profesionalisme media di era digital ini,” ujarnya.

Baca juga  Tragedi Kalibata: Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok, Enam Oknum Polisi Jadi Tersangka

Ia juga berharap audiensi ini menjadi langkah awal dari kemitraan jangka panjang dalam mewujudkan ekosistem media yang sehat, independen, dan bebas dari praktik korupsi.

Baca Juga : Geger! KPK Sita Mobil Mewah Ridwan Kamil, Diduga Terkait Skandal Korupsi Iklan Bank BJB

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara KPK dan SMSI untuk terus bersinergi dalam mencegah korupsi, khususnya di lingkungan pers nasional.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

75 Kawanan Gangster Indramayu Ditangkap Saat Akan Tawuran

Terpopuler

Petugas Damkar Indramayu Bantu Warga Pasang Tabung Gas Elpiji yang Tak Menyala

Terpopuler

Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Kembali Berjualan, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Indramayu

Putera Indramayu Intervensi Kompetensi SDM di Mabes TNI AU

Terpopuler

NU Indramayu Buka Pelatihan Operator Pondok Pesantren Se-Kabupaten Indramayu

Terpopuler

Viral! Katori, Warga Indramayu, Berangkat Haji ke Mekah dengan Sepeda Onthel

Indramayu

LBH Ghazanfar Laporkan Kanit PPA Polres Indramayu ke Propam: Dua Tahun Mangkrak Perkara Foto Syur Anak

Terpopuler

Peringati Hari Santri 2022, Bupati Nina : Santri dan Pemerintah Harus Bersinergi Wujudkan Indramayu Bermartabat