Home / Terpopuler

Rabu, 12 Februari 2025 - 23:52 WIB

Forum L2T Dideklarasikan, Sinergi Industri dan Masyarakat Indramayu Diperkuat

Suaradermayu.com – Forum Bina Lingkungan Kawasan Industri L2T (Limbangan, Lombang, Tinumpuk) resmi dideklarasikan di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Forum ini bertujuan memperkuat kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Polytama Profindo Indramayu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan.

Salah satu pengurus Forum L2T, Nono Carno, menyampaikan bahwa pembentukan forum ini bertujuan menciptakan hubungan harmonis antara industri dan masyarakat melalui pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Pembentukan Forum L2T didasarkan pada visi untuk menciptakan hubungan harmonis antara industri dan masyarakat melalui pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” kata Nono Carno kepada media, Rabu (12/2/2025).

Baca juga  Propam Polres Indramayu Gelar Baksos, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Menurut Carno, forum ini memiliki sejumlah misi utama, antara lain:

1. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

2. Pengawasan kebijakan lingkungan agar industri beroperasi secara berkelanjutan.

3. Pembangunan infrastruktur kesehatan dan pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan warga.

4. Meningkatkan transparansi komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan industri.

Forum L2T memiliki struktur organisasi dan mekanisme kerja yang diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Baca juga  Petugas Damkar Indramayu Bantu Warga Pasang Tabung Gas Elpiji yang Tak Menyala

“Keanggotaan terbuka bagi perwakilan desa, masyarakat, dan perusahaan. Kepemimpinan forum dipilih secara demokratis melalui musyawarah,” jelas Carno.

Sementara itu, pendanaan forum berasal dari iuran anggota, donasi perusahaan, serta bantuan dari pemerintah, dengan prinsip transparansi.

“Kami juga melakukan evaluasi program setiap enam bulan untuk meninjau dampak program di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tambahnya

Forum L2T telah mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), yang menegaskan peran forum ini dalam pembangunan berkelanjutan.

Baca juga  Dua WNI Korban Penyekapan di Myanmar Berhasil Dipulangkan, Pemerintah Targetkan Pembebasan Lainnya

Perwakilan industri di Kawasan Polytama Profindo Indramayu juga menyatakan komitmennya dalam mendukung forum ini dengan mengalokasikan dana CSR guna membiayai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Sebagai langkah awal, Forum L2T akan mengadakan rapat koordinasi pertama pada akhir Februari 2025 dengan agenda utama:

1. Pelatihan pengolahan limbah guna meningkatkan kesadaran lingkungan.

2. Pembangunan pusat pelatihan digital bagi masyarakat desa penyangga.

3. Peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan melalui kolaborasi dengan industri.

“Dengan adanya Forum L2T, sinergi antara industri dan masyarakat di Indramayu dapat berjalan lebih baik, sehingga menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” pungkas Carno.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Diminta Kembalikan Uang Rp 53 Miliar, Mantan Dirut PDAM Ngadu ke DPRD Indramayu

Terpopuler

Viral! Rumah Artis Tarling Susy Arzetty Bakal Digusur

Indramayu

Viral!Gadis Tinggal di Makam Dapat Rumah Baru

Indramayu

Ketua NU Indramayu Kunjungi Pahlawan Devisa yang Disangka Hilang dan Meninggal di Suriah

Indramayu

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Saya Masih Sah dan Diakui SK Kemenkumham

Terpopuler

Hari Jadi Ke-496 Indramayu, Mujani Nur Harap Masyarakat Tambah Sejahtera dan Soal Keagamaan Diperhatikan

Terpopuler

Achmad Suharya: Jurnalis Digital Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Badai Hoaks

Terpopuler

Kenapa Biasa Dapat Bansos Sekarang Tidak? Ini Penjelasan Kemensos