Home / Terpopuler

Senin, 2 Desember 2024 - 19:00 WIB

KPUD Indramayu Diduga Manipulasi Data Suara Pemilih, IWO Indramayu Minta Transparan

Suaradermayu.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indramayu mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Senin (2/11/2024).

Kedatangan mereka menuntut klarifikasi atas permohonan data hasil pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang hingga kini belum diberikan.

Ketua IWO Indramayu, Ali Ma’nawi, yang akrab disapa Almak, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja KPU, khususnya divisi data, yang dianggap lambat merespons permintaan.

“Kami sudah mengirimkan surat terbuka kepada KPU Indramayu, tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan. Bahkan komunikasi yang dilakukan oleh divisi data IWO melalui Sucipta Kusuma pun tidak direspons,” tegas Almak.

Baca juga  Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditunjuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Pelantikan Kemungkinan Diundur

Menurut Almak, data yang diminta adalah hasil pleno PPK dari 31 kecamatan di Indramayu, yang seharusnya merupakan informasi publik dan tidak perlu melewati prosedur berbelit.

“Ini data publik, bukan data rahasia atau pribadi. Seharusnya, KPU langsung memberikan data tersebut tanpa harus melalui surat-menyurat yang berbelit. Kalau divisi datanya tidak mampu bekerja, lebih baik mundur saja,” ujarnya.

Almak menegaskan bahwa sebagai lembaga yang digaji oleh negara, KPU bertanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan transparansi dan akuntabilitas.

“Media seperti kami punya tugas untuk mengawal demokrasi. Kalau ada bagian di KPU yang tidak mampu bekerja dengan baik, sudah seharusnya mereka mundur. Banyak orang dengan SDM dan kapasitas lebih baik yang bisa mengerjakan tugas ini,” katanya.

Baca juga  Pemenang Pilkada Indramayu, IWO Indramayu Ucapkan Selamat kepada Paslon Lucky Hakim-Syaefudin

IWO juga menyayangkan potensi risiko jika data tersebut tidak segera dipublikasikan, seperti adanya indikasi jual beli data oleh oknum tertentu di lingkungan KPU.

“Ketika data ini tidak terbuka, potensi-potensi pelanggaran bisa muncul, termasuk jual beli data. Hal ini harus dicegah demi menjaga integritas lembaga,” tegas Almak.

IWO Indramayu menilai bahwa permintaan mereka sangat sederhana, yaitu rekap data pleno PPK dari seluruh kecamatan yang seharusnya sudah tersedia di bank data KPU.

Baca juga  Pilkada Indramayu 2024, Tanpa Calon Perseorangan/Independen

“Hanya mengirim file sederhana saja. Tapi ini malah dipersulit. KPU harus bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” tutup Almak.

Meski begitu, IWO Indramayu menyatakan akan terus mengawal kinerja KPU Indramayu yang diduga tak profesional.

Sementara itu, Ketua KPU Indramayu, Masykur, saat dihubungi, meminta agar menemui Divisi Pendatin, Sucipta Kesuma, untuk menindaklanjuti.

“Hubungi saja yang bersangkutan, bagian data,” kata Masykur.

Namun, saat awak media menghubungi Anggota KPU Sucipta Kesuma, kembali dilempar ke ketua KPU.

“Temui Ketua saja sebagai perwakilan lembaga,” Kata Sucipta.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Istri atau Suami Membawa Pergi Anak Tanpa Izin: Apakah Bisa Dipidana?

Indramayu

Kuwu Singajaya Sebut 18 Feb Perangkat Desa Sudah Bekerja, BPD Klaim 21 Feb Baru Seleksi, LBH Ghazanfar: Keblinger

Pendidikan

Temuan BPK Rp56 Miliar: Kepala Dinas Pendidikan Indramayu Tak Becus Kelola Dana BOS

Ekonomi

KOMPI Tolak PSN Tambak Pantura, Pemerintah Tegaskan Program Revitalisasi Sejahterakan Petambak

Edukasi

Ganti Kepala Desa (Kuwu), Langsung Sapu Bersih Pamong Desa? Ini Aturan Hukumnya

Terpopuler

Disorot KPK! Proyek Motor Listrik MBG Puluhan Ribu Unit Tuai Kecurigaan

Terpopuler

Komaruddin Hidayat Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers Periode 2025-2028

Terpopuler

Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga I, Pasukan Diminta Siap Tempur