Home / Daerah / Politik

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:07 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Rp5 Miliar untuk Pilwu Digital di 139 Desa Indramayu

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat Ade, Afriandi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat Ade, Afriandi

Suaradermayu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan anggaran hingga Rp5 miliar untuk menyukseskan Pemilihan Kuwu (Pilwu) berbasis elektronik di 139 desa se-Kabupaten Indramayu.

Baca Juga : Pansus 5 DPRD Indramayu Tetapkan Syarat Calon Kuwu Tetap SMP, Aturan Baca Al-Qur’an Dihapus

Program yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini akan menjadi proyek percontohan Pilwu digital pertama di Jawa Barat, dan bisa meluas ke seluruh desa jika berjalan sukses.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar, Ade Afriandi, menyatakan bahwa kebutuhan anggaran tergantung dari peran serta Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penyediaan sarana dan prasarana.

Baca juga  Bantuan Pendidikan Dihentikan, Sekolah Swasta Indramayu Mengaku Tertekan Kebijakan Pemprov Jabar

“Kalau Pemkab Indramayu bisa menyediakan sarana-prasarana, kebutuhan anggarannya cukup sekitar Rp700 juta. Tapi kalau semua ditanggung Provinsi, bisa sampai Rp5 miliar,” ujar Ade, Rabu (9/7/2025).

Diajukan Lewat APBD-P 2025

Ade menjelaskan, anggaran pelaksanaan Pilwu elektronik di Indramayu telah diajukan dalam Perubahan APBD Provinsi Jabar Tahun 2025.

Baca Juga : Gubernur Jabar Wajibkan e-Voting untuk Pilkades!

“Kebutuhan anggaran untuk 139 desa sedang diajukan melalui APBD Perubahan. Harapannya Pemkab bisa bantu dari sisi sarana teknis,” katanya.

Untuk memperkuat konsep teknis, pihak DPMD bersama Pemkab Indramayu juga telah melakukan kunjungan studi banding ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang telah sukses menerapkan sistem Pilkades digital.

Baca juga  Dipepet dan Diancam Celurit 1,5 meter, Remaja Jadi Korban Begal – Pelakunya Akhirnya Ditangkap

Gunakan Aplikasi Siap Desa dan Platform Digital

Dalam pelaksanaan nanti, akan digunakan aplikasi Siap Desa serta platform digital khusus Pilwu, yang menjamin proses pemilihan sesuai kaidah kepemiluan dan Permendagri tentang Pilkades.

“Akan ada daftar pemilih potensial dan mekanisme digital yang tetap sesuai aturan. Ini sedang disiapkan,” ujar Ade.

Baca Juga : Bongkar-Bongkaran! Bupati Lucky Hakim Siap Audit Semua Desa di Indramayu, Dana Rakyat Miliaran Diduga Diselewengkan

Dedi Mulyadi: Efisiensi Jadi Tujuan Utama

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa digitalisasi Pilwu harus mengutamakan efisiensi dan transparansi.

Baca juga  Miris! TKI Indramayu Koma 3 Bulan di RS Jepang, Butuh Perhatian Pemerintah

“Digitalisasi harus hemat dan efisien. Jangan sampai malah boros anggaran,” katanya.

Ia juga menyarankan agar penerapan awal dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilihan RT dan RW sebagai uji coba sistem.

“Kita bisa mulai dari pemilihan RW secara elektronik, sebagai simulasi sebelum diterapkan penuh di pemilihan kuwu,” jelasnya.

Baca Juga : Bupati Indramayu Berhentikan Kuwu Anjatan Utara, Dugaan Korupsi Dana Desa Mencuat

Dengan sistem digital, lanjut Dedi, hasil penghitungan suara akan lebih cepat dan akurat.

“Tidak perlu lagi tunggu berjam-jam. Sistem langsung hitung dan tampilkan hasilnya. Ini bentuk modernisasi demokrasi desa,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Anggaran Pilwu 104 Desa di Indramayu Segera Cair, Total Rp26,17 Miliar

Daerah

Skandal Bobol-Nya Dana Pensiun Aman Yani: Kebodohan Pengacara Khotibul Umam dan DapenBJB atau Kepintaran Ririn Rifanto?

Indramayu

Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Terpilih, Lucky Hakim dan Syaefudin, Dilantik 20 Februari 2025

Daerah

P2G Tolak Masuk Sekolah Jam 6 Pagi: Bahaya Kesehatan dan Pendidikan Siswa!

Politik

Liburan Tanpa Izin & Keputusan Kontroversial: 3 Kepala Daerah Disanksi Kemendagri

Indramayu

Lucky Hakim Akui Hubungan dengan Bupati Indramayu Tidak Baik-baik Saja

Indramayu

Sertijab Bupati Indramayu 2025-2030: Lucky Hakim dan H. Syaefudin Resmi Pimpin Indramayu

Indramayu

Dr. Khalimi Bongkar Fakta Mengejutkan Usai Klarifikasi Anggi Noviah di BK DPRD Indramayu