Home / Indramayu / Ekonomi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:06 WIB

Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Buka Akses Kerja Digital bagi Warga Indramayu

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan aplikasi pencarian kerja berbasis digital bernama Nyari Gawe

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan aplikasi pencarian kerja berbasis digital bernama Nyari Gawe

Suaradermayu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan aplikasi pencarian kerja berbasis digital bernama Nyari Gawe, sebagai langkah mempercepat akses masyarakat terhadap lapangan kerja, khususnya di kawasan industri. Peluncuran program ini berlangsung di PT Sun Bright Lestari, Kabupaten Indramayu, dan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Melalui aplikasi ini, Pemprov Jabar berupaya menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih transparan, efisien, dan bebas dari praktik percaloan yang selama ini merugikan pencari kerja. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa “Nyari Gawe” hadir sebagai solusi digital untuk menjembatani langsung antara masyarakat pencari kerja dengan perusahaan.

Baca juga  Viral! Wanita Naik Patung Macan Lodaya di Mapolsek Haurgeulis, Warganet: "Irithel dari Indramayu"

“Masyarakat cukup mendaftarkan nama dan nomor telepon ke Dinas Tenaga Kerja. Nantinya pihak HRD perusahaan akan memanggil langsung tanpa harus melamar ke banyak tempat. Ini lebih cepat dan tidak ribet,” ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa (7/10/2025).

Dorong Rekrutmen Transparan Tanpa Pungli

Dedi menjelaskan, sistem “Nyari Gawe” memungkinkan pemerintah daerah untuk mengirimkan data pencari kerja secara langsung kepada perusahaan sesuai kualifikasi. Dengan mekanisme ini, proses rekrutmen tidak hanya menjadi lebih cepat, tetapi juga menghapus peluang terjadinya pungutan liar.

Pada tahap awal peluncuran, sebanyak 16 perusahaan hadir secara langsung dengan total kebutuhan 530 tenaga kerja, sementara 17 perusahaan lain bergabung secara daring dengan proyeksi mencapai 11.500 lowongan hingga akhir tahun 2025.

Baca juga  Gerindra Siapkan Hadiah Rp10 Juta bagi Pemberi Informasi Praktik BBM Ilegal

Pemprov Jabar juga menargetkan peningkatan formasi kerja hingga 25 persen pada 2026, atau sekitar 14.375 lowongan baru.

Dukungan Bupati Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif kehadiran aplikasi “Nyari Gawe”. Ia menilai, inovasi ini dapat mengakhiri praktik pungutan liar dan sistem rekrutmen tidak sehat yang selama ini membebani masyarakat.

“Selama ini ada warga yang harus membayar dua hingga dua setengah juta rupiah hanya untuk bisa bekerja di pabrik. Bahkan, ada yang pingsan karena antre panjang. Ini semua harus dihentikan,” tegas Lucky Hakim.

Baca juga  Skandal Judi Online di Indramayu: Mantan Pegawai Bank BUMN Diduga Gelapkan Dana Kredit Rp2 Miliar

Lucky juga meminta seluruh perusahaan di Indramayu untuk mendukung sistem rekrutmen transparan tanpa biaya tambahan. Menurutnya, aplikasi “Nyari Gawe” menjadi solusi tepat untuk memastikan setiap warga memiliki kesempatan kerja yang adil dan layak.

Segera Tersedia di Play Store

Aplikasi “Nyari Gawe” saat ini bisa diakses melalui tautan s.id/appNyariGawe, dan akan segera tersedia di Play Store dalam waktu dekat. Pemerintah berharap, platform ini tidak hanya membantu warga mencari kerja, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital sektor ketenagakerjaan di Jawa Barat.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kelicikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Polisi Bongkar Skenario Fitnah

Indramayu

Duka Sukasari, Kuwu Terpilih Meninggal Dunia Sebelum Dilantik, Camat Pastikan Ada PJ dan PAW

Indramayu

ATJ Geruduk Bawaslu Indramayu, Tuntut ASN dan Kuwu Netral

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Baru Tahu Undangan Rapat DPRD dari Media Sosial, Ruang Kerja Terkunci

Politik

Salman Hilang Saat Massa AWDB Geruduk Pendopo Indramayu, Stafsus Bupati Dianggap Arogan dan Rasis

Terpopuler

Bupati Indramayu Jangan Lindungi Anak Buah, LBH Ghazanfar Bongkar Celah Korupsi Rp1,4 Miliar Dana PKBM

Indramayu

Setelah Lima Tahun Depresi, Nurlaela PMI Indramayu Kini Ditangani BP3MI Jabar

Sorotan

BK DPRD Indramayu Sedang Proses Etik: Anggi Noviah Diduga Mangkir Kerja dan Diduga “Indehoy” Bersama Pria Asing?